Tutup
News

MTQ Rumbai Timur: Lahirkan Hafiz, Wujudkan Pekanbaru Cinta Al-Qur’an

237
×

MTQ Rumbai Timur: Lahirkan Hafiz, Wujudkan Pekanbaru Cinta Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini
mtq-tingkat-kecamatan-rumbai-timur-dibuka-wali-kota-pekanbaru
MTQ Tingkat Kecamatan Rumbai Timur Dibuka Wali Kota Pekanbaru

Pekanbaru – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-5 tingkat Kecamatan Rumbai Timur sukses digelar, menjadi wadah syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani.Ajang ini mendapat antusiasme tinggi dari warga, terutama peserta muda yang menunjukkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan MTQ sejalan dengan program unggulan “Pekanbaru Cinta Al-Qur’an”.

Program ini bertujuan menumbuhkan kecintaan pada Al-Qur’an dan meningkatkan kemampuan membaca serta memahami kitab suci di kalangan generasi muda.

“Sekitar 50 persen anak-anak di Pekanbaru belum bisa membaca Al-Qur’an. Program ini hadir untuk mendorong perubahan,” ujar Wali Kota Agung.

Program “Pekanbaru Cinta Al-Qur’an” menerapkan konsep sederhana: siswa SD dan SMP membaca Al-Qur’an 15 menit setiap pagi, tiga kali seminggu.Camat Rumbai Timur, Syamsuddin, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya MTQ.

Ia menekankan bahwa MTQ bukan hanya kompetisi,tetapi juga wadah pembinaan generasi Qurani.

“Harapan kami, tidak ada lagi anak-anak tamat SD di Rumbai Timur tanpa bisa membaca Al-Qur’an. MTQ ini menjadi langkah nyata membangun fondasi generasi Qurani,” jelas Camat Syamsuddin.

MTQ Rumbai Timur tahun ini diikuti 49 peserta yang terbagi dalam empat cabang utama: tilawah anak-anak, tilawah remaja, tilawah dewasa, dan tahfidz satu juz (kategori anak-anak).

“Terdapat sembilan peserta khusus tahfidz yang menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menghafal ayat-ayat suci. Kompetisi ini membangun semangat sehat antar-kelurahan,” ujar Camat Syamsuddin.

Camat Syamsuddin berharap, melalui MTQ, anak-anak semakin termotivasi untuk mencintai Al-Qur’an, mendalami isi dan kandungannya.

“Melalui MTQ ini, kami berharap anak-anak kita tidak hanya pandai membaca, tetapi juga benar-benar memahami dan mengamalkan Al-Qur’an,” tutup Wali Kota Pekanbaru.