Tutup
News

Muhidi Ajak Pelaku Homestay Tingkatkan Daya Saing Wisata

167
×

Muhidi Ajak Pelaku Homestay Tingkatkan Daya Saing Wisata

Sebarkan artikel ini
bimtek-pengembangan-kompetensi-pariwisata,-muhidi:-untuk-penguatan-sdm-pelaku-usaha-homestay
Bimtek Pengembangan Kompetensi Pariwisata, Muhidi: Untuk Penguatan SDM Pelaku Usaha Homestay

Padang – Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, menggagas Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kompetensi SDM pariwisata. Inisiatif ini bertujuan memperkuat sektor pariwisata daerah.

Fokus utama dari bimtek ini adalah peningkatan profesionalitas pelaku usaha homestay.Muhidi menekankan pentingnya pengelolaan homestay yang profesional.

Menurutnya, pengelolaan homestay yang baik adalah pilar penting dalam mendukung pertumbuhan pariwisata berbasis masyarakat di Sumbar.

“Rencana induk pariwisata harus menjadi tolak ukur arah pengembangan sektor ini,” ujar Muhidi saat membuka bimtek, Rabu (29/10).

Muhidi menambahkan, penguatan SDM dan pembagian tugas pokok dan fungsi (tupoksi) antar kabupaten/kota perlu dipastikan berjalan jelas dan terukur.

Sumbar memiliki potensi wisata yang besar dan beragam. Mulai dari keindahan alam, budaya, hingga kuliner khas Minangkabau.

Namun, potensi ini belum sepenuhnya memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat lokal. Salah satu penyebabnya adalah belum meratanya kemampuan pengelola wisata dan homestay.

“Homestay bukan sekadar tempat menginap, tetapi juga sarana promosi budaya dan kearifan lokal,” jelas Muhidi.

oleh karena itu, pelaku homestay harus dibekali kemampuan manajemen, pelayanan, dan pemasaran yang baik. Tujuannya agar wisatawan mendapat pengalaman berkesan.

Dalam kesempatan tersebut, Muhidi menampung aspirasi dari pelaku pariwisata, khususnya pengelola homestay. Aspirasi ini terkait kebutuhan dan tantangan di lapangan.

Ia menegaskan, seluruh aspirasi akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan strategis ke depan.

“Saya akan menyampaikan langsung aspirasi ini dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (forkopimda),” ungkapnya.

Tujuannya adalah menentukan arah kebijakan yang lebih berpihak kepada penguatan pariwisata daerah.

Melalui bimtek ini, Muhidi berharap peserta memahami pentingnya standar pelayanan, kebersihan, keamanan, dan keramahan. Hal ini menjadi ciri khas pariwisata Sumbar.

DPRD juga mendorong pemerintah daerah memperkuat sinergi dengan pelaku usaha, akademisi, dan komunitas wisata. Tujuannya menyusun program pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

“Pengembangan pariwisata tidak bisa berjalan sendiri,” tegasnya.

Semua pihak harus bergerak bersama dengan visi yang sama. visi tersebut adalah menjadikan sumbar sebagai destinasi unggulan nasional dan internasional berbasis kearifan lokal.

Bimtek ini diikuti oleh pelaku wisata,pengelola homestay,serta perwakilan dari beberapa kabupaten dan kota di Sumbar.

Peserta mendapatkan materi tentang manajemen homestay, strategi pemasaran digital, dan peningkatan kualitas layanan wisata berbasis komunitas.

DPRD Sumbar berharap kegiatan ini melahirkan SDM pariwisata yang kompeten. SDM ini diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam meningkatkan daya saing sektor pariwisata daerah. selain itu, juga memperluas peluang ekonomi masyarakat di sekitar destinasi wisata.