Tutup
News

Muhidi Dorong UMKM Padang Bentuk Kelompok, Pemerintah Permudah Salurkan Bantuan

212
×

Muhidi Dorong UMKM Padang Bentuk Kelompok, Pemerintah Permudah Salurkan Bantuan

Sebarkan artikel ini
reses-perorangan,-muhidi-sarankan-pelaku-usaha-buat-kelompok-agar-mudah-penyaluran-bantuan
Reses Perorangan, Muhidi Sarankan Pelaku Usaha Buat Kelompok Agar Mudah Penyaluran Bantuan

Padang – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat,Muhidi,mendorong pelaku Usaha Mikro,Kecil,dan Menengah (UMKM) di Kota Padang untuk membentuk kelompok usaha. Dorongan ini bertujuan untuk mempermudah akses bantuan dari pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Muhidi saat menggelar reses perorangan untuk menjaring aspirasi masyarakat kota Padang masa persidangan III tahun 2025 di Rumah Makan Sederhana, Jumat (25/7/2025). “Januari kita usulkan, ada 4 bulan untuk melakukan fokus untuk tahun 2026. Saya terus terang saja, apabila diperbolehkan aturan, maka saya dapat perjuangkan. Kalau seandainya dapat penambahan modal maka akan ditingkatkan,” ujarnya.

Muhidi juga meminta pelaku UMKM untuk bersabar dan tetap semangat dalam menjalankan usaha. Ia meyakinkan bahwa pemerintah akan berupaya memfasilitasi kemajuan UMKM. “Allah dapat memudahkan, jika Allah izinkan, maka Allah akan mudahkan, saya minta kesabaran pelaku UMKM agar usaha sukses,” katanya.

Lebih lanjut, Muhidi menjelaskan bahwa masyarakat yang terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) kabupaten/kota tetap berhak mendapatkan bantuan dari provinsi. Ia juga menekankan pentingnya pelatihan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan keterampilan. “Kita melakukan reses ini, agar aspirasi yang didapatkan dapat kita perjuangkan,” tuturnya.

Reza, seorang pelaku UMKM asal Air Pacah, menyampaikan harapannya agar pelaku UMKM yang berhasil diberikan kesempatan untuk melakukan studi banding di provinsi lain. “Semoga dengan studi banding dapat meningkatkan pengalaman dan kualitas produk kita,” harapnya.

Acara reses tersebut dihadiri oleh Kasubag Humas dan Protokol Dahrul Idris, Camat padang Timur, serta sekitar 100 peserta dari berbagai daerah di Kota Padang.