Solok – Nagari Batu Banyak di Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, menyimpan potensi besar untuk dikembangkan.Hal ini diungkapkan oleh mahasiswa KKN Universitas Andalas (Unand) yang tengah melakukan pengabdian di nagari yang terletak di kaki Gunung Talang tersebut.
Abel Ibnu Afda dan Muhammad Fadilla, mahasiswa KKN Unand Regular 2 Batu Banyak, pada Jumat (27/6/2025) menjelaskan bahwa nagari ini memiliki luas ±878 km² dengan jumlah penduduk mencapai 2.206 jiwa yang tersebar di tiga jorong, yaitu Lambah, Gobah, dan Jambak. “Nagari ini memiliki potensi besar yang perlu terus dikembangkan,” ujar mereka.
Nagari Batu Banyak menawarkan udara sejuk dan panorama perbukitan yang memukau karena terletak di ketinggian 800-1.500 meter di atas permukaan laut. Menurut catatan sejarah, nama “Batu Banyak” berasal dari tradisi pendirian nagari, di mana batu pertama yang dipasang sebagai pondasi permukiman menjadi simbol penting. Banyak toponimi di wilayah ini yang mengandung kata “batu”, semakin memperkuat identitas nagari ini.
Akar masyarakat Batu Banyak berasal dari migrasi besar dari Pariangan, Padang Panjang, antara abad ke-13 hingga ke-15. Rombongan terakhir yang dipimpin Sultan Manangkerang menetap di wilayah Kubuang Tigo baleh, termasuk Batu banyak. Batas-batas adat wilayah ini ditandai oleh batu-batu bernama yang berfungsi sebagai penegas wilayah ulayat.
Selain sejarah yang kaya, Nagari Batu Banyak juga memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah.Lahan pertaniannya yang subur sangat cocok untuk berbagai jenis tanaman, mulai dari padi dan sayur-sayuran hingga tanaman perkebunan seperti kopi, tebu, dan kayu manis. Kelapa menjadi salah satu komoditas unggulan yang diolah menjadi produk bernilai tambah seperti Virgin Coconut Oil (VCO) dan minyak tanak. Warga juga membudidayakan sapi, kambing, unggas, serta perikanan air tawar skala rumah tangga. Dari sisi kuliner, nagari ini terkenal dengan rendang Batu Banyak dan dendeng pucuk ubi yang memiliki cita rasa khas.
Wellyalina, S.TP., M.P., dosen pembimbing mahasiswa KKN Unand, mengatakan bahwa potensi nagari ini perlu didokumentasikan dengan baik agar dapat dikenal luas oleh masyarakat. “Kami berharap, dengan adanya dokumentasi ini, potensi Nagari Batu Banyak dapat semakin berkembang,” katanya.
Dari segi sumber daya manusia, Batu Banyak telah memiliki fasilitas pendidikan dari PAUD hingga SMP, serta satu Puskesmas Pembantu yang melayani kebutuhan kesehatan masyarakat. Peran aktif kelompok tani, pelaku UMKM, Karang Taruna, dan tokoh adat menjaga agar potensi nagari terus berkembang sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal. Di tengah modernisasi yang kian cepat, Nagari Batu Banyak tetap menjaga warisan budaya dan tradisi. Keindahan alamnya adalah daya tarik bagi wisatawan, sementara keramahan warganya adalah alasan untuk kembali.







