Tutup
News

Normalisasi Sungai di Sumbar, ADHI Gerak Cepat Atasi Banjir

120
×

Normalisasi Sungai di Sumbar, ADHI Gerak Cepat Atasi Banjir

Sebarkan artikel ini
kementerian-pu-dan-adhi-percepat-penanganan-sungai-pascabanjir-di-sumatera-barat
Kementerian PU dan ADHI Percepat Penanganan Sungai Pascabanjir di Sumatera Barat

Padang – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) bergerak cepat menangani kerusakan infrastruktur sungai di Sumatera Barat pascabanjir akhir 2025.

Langkah ini diambil untuk memulihkan fungsi sungai dan menekan risiko banjir berulang yang mengancam keselamatan warga.

Saat ini, 21 sungai terdampak banjir di Sumatera barat tengah ditangani.

Wilayah yang menjadi fokus penanganan meliputi lima sungai di Kabupaten Solok, enam sungai di Kabupaten Tanah Datar, dan 10 sungai di Kabupaten Agam.

Total panjang sungai yang ditangani mencapai 35,8 kilometer.

ADHI mengerahkan 19 unit alat berat jenis excavator dan melibatkan sekitar 150 personel, termasuk tenaga teknis dan supervisor.

Tim bekerja terkoordinasi di 21 titik lokasi dengan mengutamakan keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan.

Fokus utama pekerjaan adalah normalisasi alur sungai, pembersihan material sisa banjir, dan perbaikan kerusakan akibat luapan air.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sungai dalam mengalirkan debit air secara optimal.

Direktur Utama ADHI,moeharmein Zein Chaniago,menegaskan pentingnya penanganan sungai sebagai bagian dari strategi mitigasi bencana.

“Penanganan sungai ini tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mitigasi agar fungsi sungai kembali optimal,” ujarnya.

ADHI menargetkan pemulihan fungsi sungai dapat segera dirasakan masyarakat dan berkomitmen untuk terus mendukung program penanganan bencana dan pemulihan infrastruktur nasional.