Tutup
News

OJK Pantau Ketidakpastian Global, Minta LJK Mitigasi Risiko

287
×

OJK Pantau Ketidakpastian Global, Minta LJK Mitigasi Risiko

Sebarkan artikel ini
ketidakpastian-global-meningkat,-ojk-minta-lembaga-jasa-keuangan-siapkan-mitigasi
Ketidakpastian Global Meningkat, OJK Minta Lembaga Jasa Keuangan Siapkan Mitigasi

Jakarta – Kebijakan tarif perdagangan yang diterapkan presiden AS, Donald Trump, menjadi pemicu ketidakpastian ekonomi global. Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mahendra Siregar.

Mahendra Siregar menyebut tensi geopolitik yang meningkat di berbagai negara memperburuk situasi.

Bank Dunia dan OECD pun menurunkan proyeksi ekonomi global untuk tahun 2025 dan 2026 akibat kondisi ini.

“Keputusan AS soal tingkat tarif kepada sejumlah negara, termasuk Indonesia, menjadi perhatian,” kata Mahendra dalam telekonferensi Pers RDK Bulanan (RDKB) Juni 2025, Selasa (8/7/2025).

Meski gencatan senjata di Timur Tengah menenangkan pasar keuangan dan harga minyak, dinamika di kawasan itu tetap menjadi kekhawatiran.Kebijakan moneter AS, dengan The fed mempertahankan suku bunga acuan di level 4,25-4,5 persen, juga menambah ketidakpastian.

Namun, Mahendra memastikan ekonomi Indonesia masih stabil, dengan inflasi terkendali, neraca perdagangan surplus, dan beberapa industri menunjukkan perbaikan.

OJK akan terus memantau kondisi geopolitik global yang berpotensi meningkatkan volatilitas dan debitur sektor riil yang memiliki eksposur.

OJK juga meminta lembaga Jasa Keuangan (LJK) untuk terus memantau perkembangan ekonomi dan geopolitik global. Tujuannya, agar LJK dapat mengambil langkah antisipatif dan mitigasi risiko.

“OJK telah meminta LJK untuk meneruskan assessment atas perkembangan terkini. Diharapkan upaya itu akan mampu membuat mereka mengambil langkah antisipatif guna memitigasi peningkatan risiko,” pungkas Mahendra.