Tutup
News

Padang Genjot Penataan Kumuh, Wako Tinjau Pasia Nan Tigo

127
×

Padang Genjot Penataan Kumuh, Wako Tinjau Pasia Nan Tigo

Sebarkan artikel ini
wako-fadly-amran-tinjau-progres-penataan-pemukiman-kumuh-di-pasia-nan-tigo
Wako Fadly Amran Tinjau Progres Penataan Pemukiman Kumuh di Pasia Nan Tigo

Padang – Pemerintah Kota Padang terus berupaya menuntaskan kawasan kumuh. Wali Kota Padang,Fadly Amran,meninjau langsung progres penataan permukiman kumuh di RW 03 Pasir Sebelah,Pasia Nan Tigo,Koto Tangah,Senin (19/1/2026).

Proyek ini merupakan kolaborasi pemko Padang, Kementerian perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), dan Pemprov Sumbar. Tujuannya mempercepat penanganan kawasan kumuh, terutama di wilayah pesisir.

Dalam kunjungannya,Wali Kota melihat langsung hasil pembangunan infrastruktur dasar. Seperti jalan lingkungan, drainase, sanitasi, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Fadly Amran mengapresiasi dukungan pemerintah pusat. Ia berharap, lingkungan permukiman yang lebih layak dan sehat dapat terwujud bagi masyarakat.

“Pemko Padang berkomitmen menghadirkan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan layak huni,” ujar Fadly Amran.

Ia menambahkan, dukungan Kementerian PKP sangat membantu percepatan penuntasan kawasan kumuh di Kota Padang.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Perumahan dan Kawasan Permukiman Balai Penyedia Sumatera III Kementerian PKP, Aliasmi Zesra, penataan kawasan kumuh Pasia Nan Tigo meliputi pembangunan jalan lingkungan sepanjang 712 meter, saluran drainase sepanjang 3.167 meter, rehabilitasi 11 unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), serta pembangunan sanitasi di 52 titik.

“Rehabilitasi rumah, sanitasi, dan jalan lingkungan telah rampung,” kata Aliasmi Zesra.

Ia menambahkan, pembangunan saluran air sempat mengalami keterlambatan, namun ditargetkan selesai pada 29 Januari 2026.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padang, Raf Indria, mengungkapkan bahwa proyek ini berasal dari usulan Pemko Padang yang disetujui Kementerian PKP. Total bantuan yang diberikan mencapai sekitar Rp9 miliar.

“Selain bantuan APBN, Pemko Padang juga menambah dukungan melalui APBD,” tutup Raf Indria. Dukungan ini digunakan untuk penyempurnaan infrastruktur dan tambahan bantuan bedah rumah bagi masyarakat.