Padang – Ratusan insinyur mesin dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul di Kota Padang untuk membahas strategi peningkatan daya saing industri daerah.
Pertemuan ini terangkum dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Keahlian Mesin Persatuan Insinyur Indonesia (BKM-PII),yang berlangsung dari 8 hingga 10 Oktober 2025.
Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ilham Akbar Habibie, secara resmi membuka Rakernas tersebut.
habibie menekankan pentingnya reindustrialisasi dan kolaborasi erat antara akademisi, pelaku industri, dan pemerintah daerah.
Usai pembukaan, Ilham habibie bersama ketua BKM-PII, Insannul kamil, melakukan peninjauan ke pabrik Kunango Jantan Group.
Pada hari kedua, Rakernas berkolaborasi dengan Badan Kerja Sama Teknik Mesin (BKSTM) Indonesia, menggelar simposium internasional dan seminar nasional.
Insannul Kamil tampil sebagai pembicara kunci, membahas integrasi kecerdasan buatan (AI) untuk masa depan berkelanjutan.
Ia menegaskan peran vital insinyur mesin dalam transformasi industri nasional.
“BKM-PII berkomitmen menjadi jembatan antara dunia industri,akademisi,dan pemerintah,” tegas insannul Kamil.
Pada hari terakhir, BKM-PII meluncurkan tiga program prioritas, termasuk Jurnal Insinyur Teknik Mesin Indonesia (JITMI) dan Student Chapter BKM-PII.
Seminar nasional tentang transisi energi menuju net zero turut digelar, menghadirkan pembicara dari berbagai perusahaan energi terkemuka.
Rakernas yang dipimpin oleh Sekjen BKM-PII, Rudy Andriyana, ditutup dengan evaluasi program kerja dan komitmen memperkuat sinergi industri nasional menuju era hijau.







