Tutup
News

Padang Siapkan Ibu Tangguh, Lahirkan Generasi Sehat Hebat

241
×

Padang Siapkan Ibu Tangguh, Lahirkan Generasi Sehat Hebat

Sebarkan artikel ini
fgd-pemko-padang,-maigus-nasir:-di-balik-anak-sehat-dan-hebat,-ada-orangtua-hebat
FGD Pemko Padang, Maigus Nasir: Di Balik Anak Sehat dan Hebat, Ada Orangtua Hebat

PADANG – Pemerintah Kota Padang menggencarkan upaya peningkatan kualitas generasi muda melalui penguatan peran ibu. Hal ini diwujudkan melalui Forum Group Discussion (FGD) yang diadakan di Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (21/7/2025).

FGD yang mengusung tema “Menyiapkan Ibu Tangguh, Wujudkan Anak Sehat dan Hebat” ini, menurut Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk generasi yang berkualitas. “Dibalik anak yang sehat dan hebat ada peran orang tua yang hebat pula, pendidikan menjadi fokus utama untuk mewujudkannya,” ujarnya saat membuka acara tersebut.

Srikurnia Yati, Kepala dinas Kesehatan Kota Padang, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan memberikan tambahan informasi kesehatan kepada calon pengantin di 11 kecamatan di Kota Padang.”Kita wujudkan generasi sehat dan hebat itu dengan memberikan informasi dan pelayanan kepada calon orang tua,” jelasnya.FGD ini bertujuan untuk membekali calon pengantin dengan pengetahuan yang dibutuhkan serta meningkatkan pemahaman petugas kesehatan di Puskesmas yang akan bekerja sama dengan Kementerian Agama. Wawako Padang menambahkan, “Perlu penguatan bagi calon pengantin agar nantinya mendapatkan keturunan yang sehat, kuat dan hebat.”

Kepala Kementerian Agama Kota Padang, Edy Oktafiandi, turut menyampaikan pandangannya mengenai krusialnya peran ibu dalam pendidikan anak. Ia menegaskan bahwa ibu adalah madrasah utama bagi anak.”Ibu yang cerdas, berperan aktif dalam mendidik, membimbing, karena peran ibu sangat krusial dalam menanamkan nilai agama dan sosial dalam jiwa anak,” ujarnya.

Edy menambahkan, sinergi dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan. “Dalam program kesehatan dari Dinas Kesehatan dan Kementerian agama sudah sepakat bahwa di setiap Posyandu harus ada penyuluh atau penghulu untuk mendampingi. Nilai agama, peran Ibu dan ketahanan keluarga adalah pilar utama dalam mewujudkan proses ini,” pungkasnya.