Tutup
News

Pakar ASEAN Kembangkan Sistem Identifikasi Bakat Olahraga di Malaysia

182
×

Pakar ASEAN Kembangkan Sistem Identifikasi Bakat Olahraga di Malaysia

Sebarkan artikel ini
urun-rembug-pakar-tid-asean,-prof-syahrial:-forum-ilmiah-sistem-pemanduan-bakat-olahraga-bakal-digelar-di-kuala-lumpur
Urun Rembug Pakar TId Asean, Prof Syahrial: Forum Ilmiah Sistem Pemanduan Bakat Olahraga Bakal Digelar di Kuala Lumpur

Kuala Lumpur – Indonesia dan Malaysia sepakat bekerja sama untuk meningkatkan prestasi atlet di kawasan Asia Tenggara.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan kerjasama antara pakar Talent Identifikasi (TId) Indonesia, Prof. Syahrial Bakhtiar, dengan Kepala TId Center Institut Sukan Negara (ISN) Malaysia, Mohd Zaid Bin Mohd Ghazali.

Penandatanganan dilakukan di ISN Malaysia, Selasa (20/1/2026).

Kerjasama ini bertujuan memantapkan sistem identifikasi bakat olahraga sebagai bagian dari sport science.

“Urun rembug kami melahirkan kerjasama sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi atlet di Asia Tenggara,” ujar Prof. Syahrial Bakhtiar, yang juga Kepala Pusat Studi Identifikasi Bakat Olahraga UNP.

Prof.Syahrial didampingi Dr. Risky syahputra, ahli identifikasi bakat olahraga dari Yayasan Sekora.

Diskusi para pakar TId yang tergabung dalam Asean Association for Sports Talent identification and Development ini menghasilkan platform kerjasama forum ilmiah sistem pemanduan bakat terukur di Asean.

Menurut Prof. Syahrial, indonesia membutuhkan tenaga keolahragaan yang memahami sistem pemanduan dan pengembangan bakat olahraga untuk calon atlet olimpiade dan ajang dunia lainnya.

Pertemuan ini juga dihadiri Direktur Division of Research and Innovation ISN Malaysia, Yeo Wee Kian, serta ahli fisiologi olahraga dan pelatih fisik Tim Nasional Bulutangkis Malaysia.

Beberapa kegiatan pengembangan Sistem TId Asean yang direncanakan meliputi konferensi, workshop, pelatihan, dan penelitian.

Mohd Zain Bin Mohd Ghazali, pakar TId Malaysia, merupakan rekan seangkatan Prof. Syahrial dan Dr. Risky Syahputra saat mempelajari TId di eropa.

Saat ini, Mohd Zain Bin Mohd Ghazali dipercaya menjalankan MyTiD sebagai bagian dari ISN.

Prof. Syahrial, pendiri Yayasan Sekora, aktif menjalankan TId Indonesia dengan berbagai pihak, termasuk pakar dari Belgia dan Belanda.