Surabaya – PT PAL Indonesia (Persero) meluncurkan Frigate Merah Putih (FMP) pertama, KRI Balaputradewa-322, di galangan kapal Surabaya, Jawa Timur, Senin (22/12/2025).
Peluncuran kapal perang ini menandai tonggak penting kemandirian teknologi kapal perang kelas berat Indonesia.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan, proyek ini melibatkan insinyur terbaik Indonesia untuk mengurangi ketergantungan impor alutsista.
“Proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik,melainkan pembuktian bahwa industri pertahanan dalam negeri telah mencapai level kemandirian yang tinggi,” kata Sjafrie.
Frigate Merah Putih dibangun dengan standar Naval Rules Certification, memenuhi standar militer internasional dari desain hingga integrasi sistem.
KRI Balaputradewa-322 menunjukkan kemampuan PT PAL Indonesia bersaing global sebagai produsen alutsista canggih di Asia Tenggara.
Selain kapal, PT PAL Indonesia juga memperkenalkan senjata laser portabel.
Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod dan Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan taufanto mendemonstrasikan uji tembak senjata laser tersebut.
“Inovasi ini dirancang untuk memberikan perlindungan tambahan dan serangan presisi tinggi, yang rencananya akan segera diintegrasikan pada unit Frigate Merah Putih,” ujar Kaharuddin.
Senjata laser portabel ini memiliki jarak efektif 500 meter dan daya rusak mematikan, menjadikannya senjata pamungkas baru Indonesia.







