Tutup
EkonomiNews

Pekanbaru Gelar Pasar Murah, Kendalikan Harga Pangan

155
×

Pekanbaru Gelar Pasar Murah, Kendalikan Harga Pangan

Sebarkan artikel ini
pemko-pekanbaru-gencarkan-operasi-pangan-murah-jelang-natal-dan-tahun-baru
Pemko Pekanbaru Gencarkan Operasi Pangan Murah Jelang Natal dan Tahun Baru

Pekanbaru – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Salah satu langkahnya adalah menggelar pasar murah.

Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Pekanbaru mengadakan pasar murah di Kecamatan Marpoyan Damai. Tujuannya, agar masyarakat mudah mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Ketua TP PKK Kota Pekanbaru,Sulastri Agung,menegaskan komitmen Pemko untuk memantau harga pasar. “Pemerintah Kota Pekanbaru sangat responsif terhadap kondisi pasar,” ujarnya.

Pemko juga berupaya menekan potensi inflasi, terutama menjelang hari besar keagamaan. “kami berupaya menjaga inflasi, apalagi bulan ini kita memasuki perayaan Natal dan Tahun Baru,” kata Sulastri.

selain pangan murah, kegiatan ini juga menyediakan layanan publik lain, termasuk pelayanan kesehatan. “Kegiatan hari ini bukan hanya pelayanan pangan murah, tetapi juga pelayanan kesehatan,” jelas Sulastri.

Harga komoditas yang dijual di pasar murah ini lebih rendah dari harga pasaran. Bahkan, lebih murah dari kegiatan serupa yang digelar komunitas.

Pemerintah akan terus mencari solusi agar harga semakin terjangkau, termasuk melalui kerja sama dengan BUMD dan pihak lain.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, Dedi sambudi, mengatakan pasar murah ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.

wali kota meminta agar pemerintah bergerak cepat memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses harga pangan yang terjangkau.

“Hari ini kita bersama beberapa OPD melaksanakan Pekan Pangan Aman dalam bentuk pasar murah,” kata Dedi.

Tujuannya, membantu masyarakat menghadapi kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru, di mana harga bahan pokok cenderung meningkat.

Salah satu penyebab kenaikan harga adalah gangguan pasokan dari daerah penghasil. “Cabai yang kita sediakan sebagian didatangkan dari Jawa karena pasokan dari Sumatera barat terganggu,” jelas Dedi.

Pemerintah Pekanbaru menyediakan 20 jenis bahan pangan yang paling dibutuhkan masyarakat. Mulai dari beras,minyak goreng,gula,bawang merah,bawang putih,cabai merah,hingga cabai keriting.

“Seluruh komoditas dijual dengan harga di bawah harga pasar agar dapat meringankan beban masyarakat,” tutupnya.