Batusangkar – Guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran, sebanyak 60 petugas keamanan dan penjaga malam di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar mengikuti Pelatihan Pemadaman Kebakaran.
Kegiatan ini diinisiasi oleh dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat.
Pelatihan yang berlangsung di pelataran Kantor BPKD Tanah Datar pada Jumat (4/7) tersebut, meliputi pemberian materi tentang penyebab kebakaran, teknik pencegahan api, hingga penggunaan alat pemadam api ringan (APAR).
Selain itu, peserta juga mengikuti simulasi pemadaman api yang dipandu langsung oleh Kepala Seksi Operasional Damkar.
Kepala Satpol PP dan damkar Tanah Datar, mukhlis, menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi kebakaran. “Setiap bangunan memiliki potensi kebakaran,” ujarnya pada Jumat (4/7).
Mukhlis menambahkan, berdasarkan pengalaman dari beberapa kejadian, termasuk kebakaran kantor dan lahan, pimpinan daerah, Bupati dan Wakil Bupati berkomitmen agar bisa mengantisipasi sejak dini.
“Karena itu,kita bekali petugas dengan pengetahuan dan keterampilan dasar,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Mukhlis juga menyoroti pentingnya ketersediaan APAR di setiap unit kerja dan rumah masing-masing sebagai langkah awal pengendalian api.
Menurutnya, APAR seharusnya tidak hanya tersedia di kantor, tetapi juga di rumah.
“Ini sebagai langkah awal untuk mengendalikan api sebelum unit Damkar tiba di lokasi,” jelasnya.
Mukhlis mengimbau agar warga maupun petugas tidak panik saat menghadapi situasi darurat dan segera menghubungi unit Damkar jika terjadi kebakaran.
Dia mengingatkan bahwa kebakaran dapat terjadi karena berbagai sebab, seperti korsleting listrik atau kelalaian penggunaan kompor.







