Padang – Pemerintah Kota Padang berupaya memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan sertifikasi halal dan prinsip keberlanjutan. Dinas koperasi dan UKM bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kota Padang menyelenggarakan kegiatan yang menyasar pelaku UMKM yang menggunakan minyak sawit sebagai bahan dasar produknya.
Sebanyak seratus pelaku UMKM yang bergerak di bidang makanan olahan, kosmetik, dan produk rumah tangga mengikuti pelatihan tersebut. pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengurus sertifikasi halal serta menerapkan prinsip keberlanjutan. Diharapkan, produk UMKM dapat menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi, menegaskan komitmen Pemko Padang dalam mendorong UMKM untuk naik kelas. “Kami menyiapkan ekosistem pelatihan agar pelaku UMKM bisa mengakses pasar digital dan memiliki legalitas usaha yang kuat, termasuk sertifikasi halal dan aspek keberlanjutan,” ujarnya. Fauzan menambahkan bahwa upaya ini selaras dengan program unggulan Wali Kota Padang, yaitu UMKM Naik Kelas.
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia (GPPI), Delima Asri Azhari, pada hari yang sama menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendorong UMKM sawit agar memenuhi standar industri yang semakin kompetitif. “Dengan memenuhi sertifikasi halal dan prinsip enduring, UMKM akan lebih siap bersaing, baik di pasar lokal maupun global,” katanya melalui sambungan Zoom.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemko Padang dalam memperkuat kapasitas pelaku UMKM, khususnya yang berbahan baku sawit, agar dapat tumbuh lebih profesional dan berkelanjutan di era ekonomi digital saat ini.







