Tutup
News

Pemnag Panampuang Tingkatkan Kompetensi Petani Lewat Pelatihan

147
×

Pemnag Panampuang Tingkatkan Kompetensi Petani Lewat Pelatihan

Sebarkan artikel ini
tingkatkan-pengetahuan-petani,-pemnag-panampuang-gelar-pelatihan-kelompok-tani
Tingkatkan Pengetahuan Petani, Pemnag Panampuang Gelar Pelatihan Kelompok Tani

AGAM – Pemerintah Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, menggelar pelatihan untuk Kelompok tani (Keltan). Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, dari Rabu hingga Kamis (19-20/11/2025).

Pelatihan yang diadakan di Aula kantor Wali Nagari setempat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani.

Wali Nagari Panampuang, Etriwarmon, secara resmi membuka pelatihan tersebut.

Acara ini dihadiri oleh unsur lembaga nagari, koordinator BPP Kecamatan Ampek Angkek, Rismayetti, dan para Wali Jorong se-Nagari Panampuang.

Etriwarmon menyampaikan bahwa Pemnag Panampuang berkomitmen untuk menyukseskan program ketahanan pangan sesuai dengan program pusat dan daerah.

Komitmen ini diwujudkan melalui program Sawah Pokok Murah (SPM), Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dengan memberikan bantuan bibit tanaman, serta penyaluran bantuan ketahanan pangan hewani berupa ayam dan pakan ayam.

Fokus utama pelatihan ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penerapan pupuk organik.

Tujuannya adalah mengelola limbah menjadi pupuk yang bermanfaat, meningkatkan kesuburan tanah, dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Sekretaris Nagari (Sekna) Panampuang, Syahril, menjelaskan bahwa pelatihan ini menghadirkan narasumber Rismayetti dan David Raimon.

David Raimon sendiri merupakan Koordinator BPP Kecamatan Sungai Pua dan mantan PPL WKPP Nagari Panampuang.

Pelatihan ini diikuti oleh 48 peserta yang berasal dari 24 Kelompok Tani (Keltan) se-Nagari Panampuang.

Syahril menambahkan bahwa kegiatan pelatihan ini dipandu oleh Yeni Eliza sebagai moderator dan panitia pelaksana, serta didanai oleh Dana Desa (DD) 2025.

David Raimon menyampaikan materi pelatihan yang mencakup teori dan praktik pembuatan pupuk organik padat dan cair.

Bahan-bahan lokal seperti jerami, limbah rumah tangga, dan kotoran hewan dimanfaatkan dalam pembuatan pupuk.

Peserta diharapkan dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan menerapkan ilmunya di masing-masing kelompok.