Tutup
News

Pencarian Korban Hanyut Sungai Batang Pasaman Dihentikan

236
×

Pencarian Korban Hanyut Sungai Batang Pasaman Dihentikan

Sebarkan artikel ini
pencarian-korban-hanyut-di-batang-pasaman-dihentikan
Pencarian Korban Hanyut di Batang Pasaman Dihentikan

Simpang Ampek – pencarian selama tujuh hari terhadap Eman (35), warga Rao, Kabupaten Pasaman, yang hanyut di Sungai Batang Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, dihentikan oleh Tim SAR gabungan. Keputusan ini diambil karena tidak ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban hingga Kamis (21/8).

Yurandi,Koordinator pos SAR Pasaman,menyatakan bahwa upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal. “Operasi SAR ditutup berdasarkan hasil kesepakatan karena korban belum ditemukan dan tidak ada indikasi keberadaan korban. Namun, pemantauan akan terus dilakukan, dan operasi dapat dibuka kembali jika ada tanda-tanda baru,” jelas Yurandi.

Insiden tragis ini terjadi pada Kamis (14/8) sekitar pukul 18.00 WIB.Korban bersama dua rekannya mencoba menyeberangi Sungai Batang Pasaman ketika tiba-tiba datang air bah yang menyeret mereka. Dua rekan korban berhasil menyelamatkan diri, tetapi Eman hilang terseret arus deras.

Keluarga korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Padang melalui Pos SAR Pasaman Barat pada Jumat (15/8) sore. Isa Ansori, kerabat korban, menyampaikan laporan tersebut dan meminta bantuan resmi untuk melakukan pencarian.

Selama operasi pencarian, tercatat empat orang menjadi korban. Tiga orang berhasil diselamatkan, yaitu Asba (31) dan Reza (25).Sementara itu, Eman (35) dinyatakan hilang dan Aldi (25) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Pada hari ketujuh pencarian, Kamis (21/8), operasi dimulai pukul 07.30 WIB dengan membagi tim menjadi empat kelompok. Setiap tim melakukan penyisiran di pinggir sungai, scouting darat, pencarian dengan rafting, serta penyisiran menggunakan perahu karet LCR di sepanjang aliran sungai sejauh ±27,6 kilometer.

Meskipun pencarian telah dilakukan secara intensif baik melalui darat maupun air, termasuk dengan menggunakan drone, hingga pukul 18.00 WIB korban belum juga ditemukan. Tim SAR kemudian melakukan evaluasi bersama dengan seluruh unsur yang terlibat, pihak wali nagari, serta keluarga korban.

Setelah evaluasi pada pukul 18.20 WIB, seluruh unsur yang terlibat melakukan debriefing. Tim gabungan kemudian dipulangkan ke kesatuan masing-masing. Kantor SAR menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh TNI, Polri, relawan, dan masyarakat dalam upaya pencarian ini.