Tutup
News

Pendapatan Pas-pasan, Pengeluaran Maksimal! Ini 5 Beban Biaya Karyawan Gaji UMR Jabodetabek

223
×

Pendapatan Pas-pasan, Pengeluaran Maksimal! Ini 5 Beban Biaya Karyawan Gaji UMR Jabodetabek

Sebarkan artikel ini
pendapatan-pas-pasan,-pengeluaran-maksimal!-ini-5-beban-biaya-karyawan-gaji-umr-di-jabodetabek
Pendapatan Pas-pasan, Pengeluaran Maksimal! Ini 5 Beban Biaya Karyawan Gaji UMR di Jabodetabek

Jakarta – Tekanan ekonomi menghimpit karyawan bergaji Upah Minimum Regional (UMR) di kawasan Jakarta,Depok,Bekasi,dan Tangerang (Jabodetabek). Survei terkini mengungkap bahwa pengeluaran bulanan kerap kali melampaui pendapatan, menuntut pengelolaan keuangan yang cermat.

Berdasarkan data yang dikumpulkan dari berbagai sumber, Selasa (5/8/2025), berikut adalah rincian pengeluaran yang menjadi beban utama bagi pekerja dengan gaji UMR di Jabodetabek:

1. Alokasi Dana Transportasi Mencapai Rp1,5 Juta

Kepraktisan ojek online sebagai moda transportasi utama berbanding lurus dengan biaya yang harus dikeluarkan. Pekerja yang bergantung pada ojek online harus mengalokasikan dana sekitar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per bulan, setara dengan 30 persen dari gaji UMR. Alternatif transportasi umum seperti TransJakarta dapat mengurangi biaya, namun dengan konsekuensi waktu tempuh dan kenyamanan yang berkurang.

2. Biaya Makan sehari-hari Rp1-1,5 Juta

Kebutuhan makan menjadi pengeluaran wajib yang sulit dihindari. memasak sendiri dapat menjadi solusi hemat, namun kebiasaan makan di luar seperti di warteg, kantin kantor, pesan online, atau restoran dapat meningkatkan pengeluaran hingga Rp1,5 juta per bulan atau lebih.

3. Beban Tempat Tinggal Rp1,5-2 Juta per bulan

Sewa tempat tinggal menjadi beban berat bagi para perantau. Harga sewa kamar kos di lokasi strategis seperti Jakarta Selatan atau pusat kota Jabodetabek berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per bulan untuk fasilitas standar. Sementara itu, kos-kosan dengan harga lebih terjangkau di pinggiran kota tetap memerlukan biaya sekitar Rp700 ribu hingga Rp1 juta per bulan.4. Pengeluaran Utilitas dan Internet Rp300-800 Ribu

biaya listrik, air, dan paket internet atau Wi-Fi juga menjadi komponen penting dalam perhitungan pengeluaran bulanan. Bagi yang belum termasuk utilitas dalam biaya kos, tambahan biaya ini dapat mencapai Rp300 ribu hingga Rp800 ribu per bulan, tergantung pada pemakaian dan lokasi.

5. Kebutuhan Lain: Hiburan, Pulsa, Kesehatan

Meskipun bersifat opsional, kebutuhan hiburan, pulsa, dan kesehatan tetap menjadi pertimbangan bagi karyawan bergaji UMR. Alokasi dana untuk kebutuhan ini biasanya berkisar antara Rp200 ribu hingga Rp500 ribu per bulan.Secara keseluruhan, total pengeluaran bulanan karyawan Jabodetabek dengan gaji UMR dapat mencapai Rp3,5 juta hingga Rp6 juta, tergantung pada gaya hidup dan lokasi tempat tinggal. Dengan UMR yang berkisar Rp5,3 juta, sisa uang setelah memenuhi kebutuhan pokok menjadi sangat terbatas, bahkan dapat mengalami defisit jika tidak dikelola dengan cermat.