Tutup
News

Penjualan Properti Nasional Lesu, BRI Insurance Bukukan Kenaikan Premi Bruto

236
×

Penjualan Properti Nasional Lesu, BRI Insurance Bukukan Kenaikan Premi Bruto

Sebarkan artikel ini
penjualan-properti-nasional-lesu,-bri-insurance-catat-pertumbuhan-premi-13,3-persen
Penjualan Properti Nasional Lesu, BRI Insurance Catat Pertumbuhan Premi 13,3 Persen

Jakarta – BRI Insurance (BRINS) menunjukkan performa yang menggembirakan di tengah tren penurunan penjualan properti hunian secara nasional. Strategi optimalisasi bisnis asuransi properti, ritel, dan mikro menjadi kunci keberhasilan perusahaan.

Menurut data Survei Harga Properti Residensial (SPHR) Bank indonesia (BI), penjualan properti hunian secara nasional mengalami penurunan sebesar 3,80 persen secara year on year (yoy) pada kuartal II-2025. Keberhasilan BRINS menjadi sorotan karena penurunan penjualan rumah berpotensi menekan premi asuransi properti baru, terutama yang terkait dengan Kredit pemilikan Rumah (KPR) atau properti primer.

VP Corporate Planning and Strategy Division BRI Insurance, Aryo Swastika, mengungkapkan, perusahaan asuransi ini mencatatkan pertumbuhan premi bruto sebesar 13,3 persen secara total pada kuartal I-2025. “Kenaikan ini didukung oleh peningkatan pendapatan underwriting sebesar 18,9 persen,” jelas Aryo.

Lebih lanjut, Aryo menambahkan, rasio kerugian (loss ratio) untuk lini properti perusahaan tercatat sebesar 9,08 persen.Hal ini mengindikasikan bahwa klaim yang dibayarkan relatif kecil dibandingkan dengan premi yang diterima. “Kinerja ini mencerminkan ketahanan bisnis BRINS dalam mengelola portofolio, terutama di tengah tekanan pasar properti,” ujar aryo dalam keterangan resmi perusahaan, Senin (11/8/2025).

Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, menuturkan, keberhasilan ini merupakan hasil dari penerapan strategi yang berfokus pada diversifikasi produk dan penguatan kanal distribusi. Budi menjelaskan, perusahaan mengambil langkah optimalisasi serapan bisnis asuransi untuk agunan dan asuransi mikro, peningkatan penjualan asuransi kerugian non agunan, penguatan ekosistem asuransi ultra mikro, serta penguatan kanal keagenan guna mendorong pertumbuhan bisnis ritel dan mikro non captive.

BRINS membuktikan bahwa perusahaan asuransi dengan strategi diversifikasi portofolio, basis nasabah luas, dan kekuatan di segmen renewal dan mikro dapat terus tumbuh. Perusahaan juga mengembangkan produk asuransi ritel dan mikro berjangka waktu pendek serta profitabilitas tinggi, seperti properti, kendaraan, dan miscellaneous.

“Dengan strategi yang adaptif,BRINS optimistis mampu mempertahankan momentum pertumbuhan hingga akhir tahun,sekaligus memperkuat posisi di pasar asuransi umum nasional,” pungkas Budi,Senin (11/8/2025).