Tutup
Perbankan

Penyaluran KUR Soloraya Seret, Kredit Macet Pinjol dan Paylater Jadi Biang Kerok

276
×

Penyaluran KUR Soloraya Seret, Kredit Macet Pinjol dan Paylater Jadi Biang Kerok

Sebarkan artikel ini
penyaluran-kur-terhambat-kredit-macet-pinjol-dan-paylater
Penyaluran KUR Terhambat Kredit Macet Pinjol dan Paylater

Solo – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Soloraya terhambat masalah kredit macet pinjaman online (pinjol) dan paylater.

Bank Tabungan Negara (BTN) Solo mengungkapkan banyak pengajuan KUR dari UMKM ditolak karena riwayat kredit bermasalah di pinjol.

“Hambatannya antara lain dari si pengaju. Mungkin ada pinjol di SLIK-nya (Sistem Layanan Informasi Keuangan),” ujar Kepala Cabang BTN Solo, Anita Sapta Purwarini, di sela acara Bale Festival UMKM, Minggu (24/8).

BTN tidak otomatis menolak pengajuan KUR jika UMKM memiliki pinjaman online.

“Kalau pinjolnya lancar enggak masalah. Nah, karena pinjolnya itu kadang terlambat atau bahkan macet, itu jadi hambatan,” jelas Anita.Selain pinjol, kebiasaan belanja online dengan paylater juga menjadi perhatian.

“Masyarakat juga harus lebih hati-hati untuk melakukan transaksi online karena kadang-kadang enggak sadar mereka lupa membayar,” kata Anita.

Menurutnya,hal ini dapat menghambat akses pembiayaan dari perbankan,termasuk pengajuan KUR dan KPR.

Meski demikian, angka penolakan pengajuan KUR di Soloraya masih relatif rendah, di bawah 10 persen.

BTN sendiri telah menyalurkan KUR kepada pelaku UMKM di Soloraya lebih dari Rp5 miliar, atau 50 persen dari target Rp10 miliar.

“Kita mulai gas lagi Juli. Maka dari itu dari kantor pusat menunjuk kita sebagai tuan rumah Bale Festival UMKM untuk bisa lebih lagi meningkatkan realisasi KUR,” pungkas Anita.