Jakarta – PT Pertamina (persero) dan Shell masih bernegosiasi terkait potensi pembelian bahan bakar murni atau base fuel. Kedua perusahaan berupaya mencari solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan BBM di SPBU Shell.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan hal tersebut di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (19/11/2025).
“Kita masih kerja sama terus untuk cari solusinya,” ujar Simon.
Hingga saat ini, baru BP yang telah menyepakati pembelian BBM murni dari Pertamina.
“Kita lihat di beberapa SPBU swasta, kalau udah ada yang buka berarti itu sebagian memang sudah,” imbuhnya.
Sebelumnya, president Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, menyatakan belum ada kesepakatan komersial dengan Pertamina patra Niaga terkait pasokan base fuel.
“Saat ini belum mencapai kesepakatan buisness to business terkait aspek komersial untuk pasokan base fuel dari Pertamina Patra Niaga,” kata ingrid dalam keterangannya, jumat (31/10/2025).
Ingrid menambahkan, pembahasan dengan pertamina terkait pasokan impor base fuel masih terus berlanjut.
Shell terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan agar produk BBM jenis bensin tersedia kembali di jaringan SPBU mereka.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” pungkasnya.
Berita Terkait: Saksi Beberkan Proses Penyewaan Kapal Angkut minyak Mentah KPI
PT Kilang Pertamina Indonesia (KPI) memilih menyewa kapal Olimpic Luna dibanding kapal Suezmax karena alasan biaya yang lebih ekonomis.







