Tutup
News

Pertamina Patra Niaga Kembangkan SAF, Libatkan Masyarakat dalam Ekonomi Sirkular

301
×

Pertamina Patra Niaga Kembangkan SAF, Libatkan Masyarakat dalam Ekonomi Sirkular

Sebarkan artikel ini
pertamina-patra-niaga-pionir-kembangkan-ekosistem-sustainable-aviation-fuel-berbasis-ekonomi-sirkular
Pertamina Patra Niaga Pionir Kembangkan Ekosistem Sustainable Aviation Fuel Berbasis Ekonomi Sirkular

Jakarta – Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam penyediaan energi bersih melalui program pengumpulan minyak jelantah (Used Cooking Oil/UCO). Inisiatif ini bertujuan memperluas sumber bahan baku Lasting Aviation Fuel (SAF) dengan konsep ekonomi sirkular.

Partisipasi masyarakat dalam rantai pasok energi bersih ini membuka peluang ekonomi baru di tingkat lokal. Program pengumpulan minyak jelantah terintegrasi dengan aplikasi MyPertamina dan penempatan di lokasi-lokasi strategis Pertamina.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menjelaskan bahwa Pertamina patra Niaga berperan dalam menyediakan bahan baku SAF dengan mengumpulkan minyak jelantah melalui dua jalur, yaitu jaringan ritel dan kemitraan kolektif atau industri.

“Melalui jalur ritel, kami mengumpulkan minyak jelantah rumah tangga yang saat ini sudah dilakukan di 10 titik seperti di SPBU. Rencana ini akan diperluas dengan menambah 25 titik lagi sehingga masyarakat dapat lebih mudah menyerahkan minyak jelantahnya,” ujar Mars ega.

Untuk jalur kemitraan, Pertamina Patra Niaga akan memanfaatkan kolaborasi dengan asosiasi. “Potensi ini bisa berkembang menjadi gerakan nasional dan membangun peluang ekonomi masyarakat,” katanya pada Rabu (13/8/2025).

Sejak diluncurkan pada desember 2024 hingga Juli 2025, program pengumpulan minyak jelantah ini telah berhasil mengajak partisipasi masyarakat untuk mengumpulkan lebih dari 86 ribu liter minyak jelantah rumah tangga dan melibatkan 2.443 masyarakat di 10 lokasi di Indonesia. Saat ini, titik-titik pengumpulan minyak jelantah berada di SPBU COCO MT Haryono, SPBU COCO kalimalang, RS Pelni, RS Pusat pertamina, Kantor Pertamina Patra Niaga, SPBU COCO BSD City, SPBU COCO Dago Bandung, SPBU COCO Semarang, Pertamina Coop Mart Plaju, dan Sport Center Plaju.

mars Ega menambahkan, lembaga penyalur yang dimiliki Pertamina Patra Niaga serta jaringan milik berbagai entitas di dalam pertamina Group seperti IHC dan Patra Jasa, bahkan program-program pemberdayaan masyarakat, akan menjadi titik-titik pengumpulan minyak jelantah. Hal ini bertujuan membangun ekosistem berkelanjutan yang menghubungkan rumah tangga dan pelaku usaha mikro dan kecil untuk berpartisipasi menjadi bagian dalam ekosistem penyediaan SAF.

“Pendekatan ini dapat menjadi model penerapan ekonomi sirkular di sektor energi. Minyak jelantah yang biasanya dibuang bisa diubah menjadi bahan bakar penerbangan rendah emisi.Siklus ini menguntungkan masyarakat, mengurangi limbah, dan mendukung transisi energi,” pungkas Mars Ega.