Tutup
EnergiNews

Pertamina Sigap Tangani Bencana, Energi Sumatera Terjaga

203
×

Pertamina Sigap Tangani Bencana, Energi Sumatera Terjaga

Sebarkan artikel ini
percepatan-penanganan-bencana-sumatera,-pertamina-patra-niaga-pastikan-bantuan-hingga-pasokan-energi-aman
Percepatan Penanganan Bencana Sumatera, Pertamina Patra Niaga Pastikan Bantuan hingga Pasokan Energi Aman

Jakarta – Pertamina Patra Niaga bergerak cepat menyalurkan bantuan energi untuk mendukung penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda Sibolga dan Tapanuli raya, Sumatera Utara. Bantuan ini sangat penting untuk mendukung operasional darurat dan mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Sebagai langkah prioritas, Pertamina Patra Niaga menyalurkan 6.000 liter Avtur kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Avtur ini akan digunakan untuk mendukung operasional pesawat dalam misi kemanusiaan.Misi tersebut meliputi pengiriman logistik, pemantauan udara wilayah terdampak, serta percepatan distribusi bantuan kepada masyarakat.”Pengiriman Avtur ini merupakan dukungan langsung agar misi udara dapat terus berjalan dan menjangkau wilayah yang akses daratnya terputus,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, Minggu (30/11/2025).

Roberth menjelaskan,Avtur diberangkatkan dari Bandara Polonia Medan menggunakan pesawat Hercules TNI AU menuju Sibolga dan sekitarnya. Pengiriman udara menjadi solusi efektif karena akses darat masih tertutup longsor.

Selain Avtur,Pertamina Patra Niaga juga memberikan dukungan energi tambahan untuk operasional BNPB,BPBD,dan Pemerintah Daerah.

Bantuan tersebut meliputi 5.100 liter Dexlite untuk operasional alat berat dan mobilisasi logistik BNPB, 5.000 liter Dexlite untuk Pemerintah Daerah Tapanuli Utara,dan 1.000 liter Pertamax untuk Lanud soewondo Medan.

“Energi adalah kebutuhan vital dalam situasi darurat. Kami pastikan dukungan ini dapat mempercepat proses penanganan prioritas di lapangan,” imbuh Roberth.

Pertamina Patra Niaga juga memastikan penyaluran BBM dan LPG untuk masyarakat tetap aman di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pemantauan suplai dilakukan harian dengan penguatan pola Regular Choice Emergency (RAE) dari IT Lhokseumawe, FT Siantar, dan IT Dumai.Tujuannya, memastikan SPBU dan lembaga penyalur memiliki stok yang cukup.

Roberth menambahkan,sempat terjadi kendala di jalur laut kawasan SPM belawan akibat gelombang tinggi. Namun, kapal telah berhasil sandar dan kegiatan bongkar muat kembali berjalan normal.