Padang – Perumda Air Minum (AM) Kota Padang menunjukkan komitmennya dalam mendukung perekonomian lokal dan kehidupan beragama dengan meluncurkan program pemasangan sambungan air gratis. Program ini menyasar 1.000 unit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta memberikan subsidi khusus bagi 1.000 rumah ibadah di seluruh wilayah Kota Padang.
Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, didampingi Kasubag Humas Noviardi Zein, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud dukungan terhadap program prioritas Pemerintah Kota Padang, yaitu UMKM Naik Kelas. “perumda AM Kota Padang membuka pendaftaran pemasangan SR gratis bagi pelaku UMKM hingga batas akhir 28 November 2025. Program ini ditujukan untuk mendorong pelaku usaha kecil agar memiliki akses air bersih yang layak dan berkelanjutan,” ujarnya, Sabtu (26/7/2025).
Program UMKM Naik Kelas,yang merupakan salah satu dari sembilan Program Unggulan (Progul) Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali kota Maigus Nasir,bertujuan untuk mengembangkan kapasitas usaha mikro agar lebih produktif,adaptif,dan berdaya saing tinggi. Program ini menyasar pelaku usaha kecil yang selama ini beroperasi secara tradisional dan memiliki potensi untuk berkembang. Hendra menambahkan, UMKM yang berhak mendapatkan bantuan ini adalah yang sudah terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM Kota padang.
Selain sektor UMKM, Perumda AM juga memberikan perhatian khusus kepada rumah-rumah ibadah. Noviardi Zein menegaskan, pihaknya ingin air bersih hadir tidak hanya sebagai kebutuhan rumah tangga atau usaha, tapi juga sebagai bagian dari pelayanan publik yang adil, termasuk bagi rumah-rumah ibadah. “Kami ingin air bersih hadir tidak hanya sebagai kebutuhan rumah tangga atau usaha, tapi juga sebagai bagian dari pelayanan publik yang adil, termasuk bagi rumah-rumah ibadah,” tegasnya.
Program ini menegaskan komitmen Perumda AM Kota Padang dalam membangun layanan air berbasis inklusi sosial. Pemberian sambungan gratis tidak hanya dilihat dari sisi teknis, tetapi juga memperhatikan manfaat jangka panjang bagi penguatan ekonomi rakyat dan kehidupan spiritual masyarakat.
Noviardi menambahkan, pihaknya terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga keagamaan untuk memastikan penyaluran program tepat sasaran. Evaluasi dilakukan berjenjang agar UMKM dan rumah ibadah penerima program memiliki kapasitas pemanfaatan air secara produktif dan efisien. Sebelumnya, Hendra Pebrizal memimpin Apel hari pertama masuk kerja, Selasa (16/4/2023).







