Tutup
News

Perumda AM Padang Gesit Pulihkan Jaringan Air Pascabanjir

217
×

Perumda AM Padang Gesit Pulihkan Jaringan Air Pascabanjir

Sebarkan artikel ini
12-ipa-pulih-3-masih-dikerjakan,-perumda-am-padang-pacu-perbaikan-pascabanjir
12 IPA Pulih 3 Masih Dikerjakan, Perumda AM Padang Pacu Perbaikan Pascabanjir

Padang – Perumda Air Minum (AM) Kota Padang terus berpacu dengan waktu untuk memulihkan layanan air bersih pasca-banjir bandang. Infrastruktur yang rusak akibat terjangan banjir menjadi fokus utama perbaikan.Hingga saat ini, 12 dari total 15 Instalasi Pengolahan Air (IPA) telah kembali beroperasi sejak Minggu (30/11).Namun, tiga IPA masih dalam proses perbaikan intensif akibat kerusakan berat.

Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menegaskan percepatan perbaikan terus dilakukan. Tujuannya, agar pelanggan segera mendapatkan kembali akses air bersih.

Tiga IPA yang belum pulih adalah IPA Guo Kuranji, IPA Palukahan, dan IPA Taban. IPA Guo Kuranji, dengan kapasitas 80 liter per detik, melayani wilayah seperti Perumnas Belimbing, Gunung sariak, Balai baru, kompleks Taruko I, Taratak Paneh, Kalumbuk, dan Kuranji.

“Seluruh area pelayanan IPA Guo Kuranji belum bisa teraliri air bersih,” ujar Hendra. Pihaknya sedang mengupayakan penyambungan pipa transmisi air baku dan membuat bendungan penangkap air sementara.

IPA palukahan (100 liter per detik) melayani Bypass Pulai,Anak Aie,Koto Tangah,lubuk Buaya,dan sebagian ikur Koto. Sementara IPA Taban (140 liter per detik) melayani Sungai Lareh, Sawah Laiang, Balai Baru, Pilakuik, Gurun Laweh, Kalumbuk, Surau Gadang, Siteba, Gunung Sariak, dan Balai Gadang.

“Seluruh area pelayanan IPA Palukahan dan IPA Taban belum bisa teraliri air bersih sampai batas waktu yang belum ditentukan,” imbuh Hendra.

Selain itu, Kelurahan Kuranji juga belum terlayani karena distribusi air bersih dari IPA Jawagadut terhambat akibat jembatan Gunung Nago yang hanyut saat banjir.

“Seluruh pelanggan yang terdampak pada area ini belum bisa kami layani hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” pungkas Hendra.