Jakarta – Polemik royalti musik di ruang publik Indonesia mendorong USEA Global menawarkan solusi bagi pelaku usaha. Biaya royalti yang sempat viral di media sosial menjadi perhatian utama.
AEON Mall dan Gyu-kaku menggandeng USEA Global untuk menghadirkan solusi musik berlisensi. Langkah ini bertujuan menciptakan suasana lebih hidup dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
USEA Global menawarkan akses ke lebih dari 300.000 lagu berlisensi, layar digital, dan aroma khas. Hal ini diharapkan meningkatkan kenyamanan pelanggan dan berdampak positif pada kinerja usaha.
CEO USEA Global, Jerry Chen, menyatakan regulasi yang membingungkan pelaku usaha dapat diatasi dengan solusi transparan. “Kerangka lisensi USEA Global dirancang dengan transparan dan adil,” ujarnya,Sabtu (13/9/2025).
USEA Global menawarkan kredibilitas internasional, perlindungan hukum, teknologi yang memudahkan, dan keandalan jangka panjang. Sistem berbasis teknologi memungkinkan pengelolaan lisensi secara otomatis.
Chika Sudo, perwakilan Regional Business Division USEA (Jepang), menambahkan, “Dengan sistem USEA Global, pelaku usaha bisa fokus pada layanan dan pertumbuhan pasar.”
Penelitian Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menunjukkan bahwa musik latar memengaruhi perilaku konsumen. Musik dapat memperpanjang waktu kunjungan dan meningkatkan potensi transaksi.Berbasis di Singapura dan didukung pakar Jepang, USEA membantu pelaku usaha menjadikan musik sebagai bagian dari strategi pengalaman pelanggan.Tujuannya menciptakan suasana konsisten dan nyaman tanpa repot mengurus lisensi musik secara manual.







