Jakarta – Kabar PHK massal di PT Gudang garam Tbk mencuat setelah video viral di media sosial X memperlihatkan puluhan buruh pabrik rokok di Kediri, Jawa Timur, berpamitan dengan isak tangis.Video itu menampilkan karyawan berseragam Gudang Garam saling bersalaman.
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan akan memverifikasi informasi PHK tersebut dan menduga hal ini akibat lemahnya daya beli masyarakat.
“Kami baru dapat kabar, telah terjadi PHK buruh di PT Gudang Garam. Kami akan cek dulu,” kata Iqbal.
Iqbal memperingatkan potensi gelombang PHK yang lebih luas di industri rokok.
Ia memperkirakan, selain ribuan pekerja langsung di Gudang Garam, puluhan ribu pekerja lain seperti buruh tembakau, logistik, sopir, pedagang kecil, hingga pemilik kontrakan juga akan terdampak.
“Bisa jadi ratusan ribu buruh berpotensi kehilangan pekerjaan,” tegasnya.
Selain itu, iqbal menyebut faktor lain seperti pasokan tembakau terbatas, kurangnya inovasi produk, dan tingginya cukai rokok memperparah kondisi perusahaan.Iqbal mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera memberikan solusi nyata dan menekankan agar penanganan kasus ini tidak hanya berupa janji manis.
Iqbal juga mengingatkan pentingnya menjaga kampanye kesehatan, meski industri rokok nasional perlu diselamatkan.
“Selamatkan industri rokok nasional,selamatkan puluhan ribu buruh yang terancam PHK,sambil tetap dijaga kampanye kesehatan,” pungkasnya.
Akun X @infoJateng yang mengunggah video tersebut menulis, “Perekonomian sedang tidak baik-baik saja,” Sabtu (6/9/2025).
Seorang karyawan dalam video itu mengungkapkan kesedihannya setelah 14 tahun bekerja di Gudang garam. “Bukan hal yang mudah menerima keputusan PHK ini,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak gudang Garam belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar PHK tersebut.







