Tutup
Perbankan

PIA Baznas Ajak Keluarga Amil Bangun Ketahanan Ekonomi dari Rumah

227
×

PIA Baznas Ajak Keluarga Amil Bangun Ketahanan Ekonomi dari Rumah

Sebarkan artikel ini
pia-baznas-ajak-keluarga-amil-bangun-ketahanan-ekonomi-dari-rumah
PIA Baznas Ajak Keluarga Amil Bangun Ketahanan Ekonomi dari Rumah

Jakarta – Guna membangun ketahanan ekonomi keluarga amil, Persatuan Istri Amil (PIA) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar seminar dengan tema “Gaji Tipis Hidup Manis, Tabungan Nggak Habis”. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan di lingkungan keluarga amil.

Seminar yang menghadirkan konsultan keuangan, Octavia Reniar Putri, dilaksanakan di Gedung Baznas Institute, Jakarta, Rabu (6/8/2025).Acara tersebut dihadiri oleh Ketua PIA Baznas, Hj. Nur Kusuma Dewi, beserta jajaran PIA Baznas.

Ketua Baznas KH. Noor Achmad (Kiai Noor) menyampaikan bahwa seminar ini sangat relevan dengan kebutuhan keluarga masa kini,terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan visi besar Baznas dalam membangun ketahanan keluarga.

Kiai Noor menekankan pentingnya kesinambungan program edukasi serupa agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh keluarga amil di seluruh Indonesia. “Kami berharap program semacam ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga amil di berbagai daerah,” kata Kiai Noor, Kamis (7/8/2025).

Lebih lanjut,Kiai Noor menambahkan bahwa peran istri amil dalam mengelola keuangan rumah tangga sama pentingnya dengan peran suami dalam menghimpun dan menyalurkan zakat. Ia menilai, peningkatan kapasitas istri amil merupakan bagian dari penguatan ekosistem zakat secara menyeluruh. “PIA telah menunjukkan bahwa mendampingi perjuangan para amil tidak hanya sebatas mendukung suami, tapi juga dengan meningkatkan kapasitas diri,” imbuhnya.

Sementara itu,Octavia reniar Putri menjelaskan bahwa masalah utama dalam keuangan keluarga bukan terletak pada besaran gaji,melainkan cara pengelolaan uang yang bijak dan terencana.Octavia mengajak peserta untuk memulai dari hal-hal sederhana, seperti mencatat pengeluaran, membuat anggaran, serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan demi menciptakan stabilitas keuangan keluarga. “Gaji kecil bukan penghalang untuk hidup berkualitas, yang dibutuhkan adalah perencanaan, disiplin, dan kebiasaan yang sehat dalam mengelola keuangan,” pungkas Octavia pada Kamis (7/8/2025).