Tutup
KonsumenNews

Pinjol Berkembang, Fintech Lending Perketat Seleksi Kredit

111
×

Pinjol Berkembang, Fintech Lending Perketat Seleksi Kredit

Sebarkan artikel ini
warga-ri-masih doyan-pinjol,-nilai-outstanding-nyaris-rp100-triliun-di-januari-2026
Warga RI Masih Doyan Pinjol, Nilai Outstanding Nyaris Rp100 Triliun di Januari 2026

Jakarta – Minat masyarakat Indonesia terhadap pinjaman daring (pindar) terus meningkat. otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan signifikan pada industri fintech lending.

Per Januari 2026, nilai outstanding pinjaman mencapai Rp98,54 triliun. Angka ini melonjak 25,52 persen secara year on year (yoy).

Peningkatan ini didorong oleh beragamnya penggunaan dana pinjol, mulai dari modal usaha hingga kebutuhan konsumtif.

Namun, pertumbuhan pesat ini menuntut pelaku industri untuk memperketat pengelolaan risiko. Kualitas kredit menjadi fokus utama.

Sejumlah platform fintech kini lebih selektif dalam menyalurkan kredit. Mereka menyempurnakan sistem underwriting untuk memastikan pembiayaan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Presiden Direktur PT JULO Teknologi Finansial, Harri Suhendra, menegaskan pentingnya kualitas kredit sebagai kunci di masa depan.

“Karena itu kami terus menyempurnakan proses underwriting untuk memastikan penyaluran kredit yang tepat guna dan berkelanjutan,” ujar Harri dalam keterangan resmi, Sabtu (28/3/2026).

JULO mencatat Tingkat Keberhasilan Bayar 90 hari (TKB90) sebesar 99 persen pada Januari 2026. Capaian ini menunjukkan kualitas kredit yang terjaga.

Selain itu, JULO juga patuh terhadap pelaporan ke Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).Ini sebagai wujud transparansi dan tata kelola yang baik.

Penetrasi layanan kredit digital semakin meluas ke seluruh Indonesia. Aplikasi JULO telah diunduh lebih dari 25,6 juta kali di Google Play Store dan App Store hingga 2025.

Platform pindar ini memiliki 3,29 juta pengguna di seluruh Indonesia. Lebih dari 25 persen pinjaman disalurkan di luar Jawa.

Total Rp27 triliun lebih telah disalurkan untuk berbagai keperluan, mulai dari modal usaha, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga.

JULO menawarkan limit hingga Rp 50 juta dengan tenor fleksibel sampai 12 bulan dan bunga kompetitif sesuai regulasi OJK.

Andri S., salah satu pengguna, mengaku terbantu oleh fasilitas kredit digital JULO untuk mengembangkan usaha kecilnya.

“Saya daftar JULO saat mau memulai usaha kecil-kecilan. Limitnya saya gunakan untuk mencari supplier pakaian,beli domain,dan membuat packaging yang menarik. Dalam waktu sekitar 6 bulan, usaha saya berkembang. Sekarang saya punya kantor kecil dan mulai ekspor ke luar negeri,” ungkap Andri.