Tutup
News

Polda Sumbar Perkuat Religiusitas, Gandeng Ustaz Adi Hidayat

141
×

Polda Sumbar Perkuat Religiusitas, Gandeng Ustaz Adi Hidayat

Sebarkan artikel ini
polda-sumbar-gelar-doa-bersama-dan-tabligh-akbar-bersama-1.000-anak-yatim,-ustaz-adi-hidayat-isi-tausiah
Polda Sumbar Gelar Doa Bersama dan Tabligh Akbar Bersama 1.000 Anak Yatim, Ustaz Adi Hidayat Isi Tausiah

Padang – Polda Sumatera Barat (Sumbar) menggelar doa bersama di Lapangan Apel Markas Polda Sumbar, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ustaz Adi Hidayat.

Seluruh personel Polda Sumbar turut serta dalam doa bersama ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan nilai religius dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Kapolda Sumbar, Inspektur Jenderal Gatot tri Suryanta, beserta para pejabat utama Polda Sumbar juga hadir.

Kapolda Gatot menyampaikan bahwa doa bersama menjadi ikhtiar spiritual agar setiap pelaksanaan tugas kepolisian senantiasa mendapat perlindungan serta keberkahan.”doa bersama ini menjadi upaya batin agar setiap tugas yang dijalankan anggota Polri selalu berada dalam lindungan Tuhan,” ujar Gatot.

Selain doa bersama, Ustaz Adi Hidayat juga mengisi ceramah di Masjid Raya Syekh khatib Al-Minangkabawi, Kota Padang. Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati area masjid untuk mendengarkan tausiah.

Sebelum ceramah dimulai,masyarakat melaksanakan salat zuhur berjamaah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda menyambut bulan suci Ramadan yang dikemas dalam Tabligh Akbar dan doa bersama 1.000 anak yatim serta dhuafa.

Dalam kesempatan tersebut,Kapolda Sumbar bersama Ustaz Adi Hidayat menyerahkan bantuan kepada 1.000 anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai kemanusiaan.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa profesi anggota Polri merupakan tugas mulia yang tidak semua orang mendapat kesempatan untuk menjalaninya.

“Menjadi anggota Polri adalah kehormatan. Anda adalah orang-orang terpilih yang diberi kepercayaan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban.

Karena itu, kepercayaan negara dan masyarakat harus dijawab dengan kerja keras, keikhlasan, serta komitmen moral dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.