Tutup
Perbankan

Prabowo Dukung Kemandirian Teknologi, Tinjau Inovasi Pertamina di KSTI 2025

329
×

Prabowo Dukung Kemandirian Teknologi, Tinjau Inovasi Pertamina di KSTI 2025

Sebarkan artikel ini
ragam-inovasi-pertamina-untuk-ekosistem-riset-dan-teknologi-di-ksti-2025
Ragam Inovasi Pertamina untuk Ekosistem Riset dan Teknologi di KSTI 2025

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal kuat dukungan terhadap kemajuan teknologi nasional dengan meninjau langsung inovasi-inovasi dalam negeri,termasuk teknologi unggulan dari PT Pertamina (Persero),pada Konvensi Sains,Teknologi,dan Industri (KSTI) 2025. Aksi nyata ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjadikan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sebagai fondasi utama untuk mewujudkan “indonesia Emas 2045″.

Pertamina memanfaatkan KSTI 2025 sebagai platform untuk memperkuat ekosistem riset, teknologi, dan industri. Tujuannya adalah mencapai ketahanan energi nasional melalui kolaborasi strategis dan memamerkan teknologi hasil karya anak bangsa.

Salah satu inovasi yang menjadi sorotan adalah rig Merah Putih, hasil kolaborasi antara PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) dan PT Pindad (Persero). Rig pengeboran migas yang diproduksi di dalam negeri ini diharapkan menjadi andalan dalam mewujudkan swasembada energi dan meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di sektor energi.

Direktur Utama PDSI, Avep Disasmita, menjelaskan bahwa pengembangan Rig Merah Putih merupakan perwujudan semangat kemandirian bangsa dan dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.”Kami siap mendukung peningkatan produksi migas nasional dan pengembangan geothermal dengan teknologi karya anak negeri,” kata avep.

Sebagai wujud dukungan terhadap pendidikan tinggi, PDSI juga memberikan bantuan alat laboratorium kepada Programme Studi Teknik Perminyakan institut Teknologi Bandung (ITB), sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap SDG 4, yaitu Pendidikan Berkualitas.

Pertamina dan ITB juga menandatangani nota kesepahaman strategis di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri dan rektor ITB Tatacipta Dirgantara.Kerja sama ini mencakup pengembangan sumber daya manusia, riset teknologi energi, hingga penguatan kapasitas industri. Salah satu hasil nyata kolaborasi ini adalah “Katalis Merah Putih” yang telah dikomersialisasikan.Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza menyatakan, kolaborasi ini penting agar teknologi yang dikembangkan dapat menjawab kebutuhan nasional, termasuk mendukung produksi di hulu migas, efisiensi kilang, hingga energi terbarukan.

Pertamina juga aktif dalam transisi energi. Oki Muraza menegaskan bahwa selain bisnis hidrokarbon, Pertamina memiliki arah strategis ke depan berupa pengembangan energi hijau dan teknologi berkelanjutan. Program unggulan dalam transisi energi meliputi pengembangan bioethanol dari molase, sorgum, dan nira aren, serta produksi Lasting Aviation Fuel (SAF) dari minyak goreng bekas (used cooking oil/UCO). Kilang Pertamina Cilacap, Dumai, dan Balongan tengah menjalankan proyek pengolahan bahan bakar ramah lingkungan ini.Oki Muraza menambahkan, Pertamina menargetkan Indonesia menjadi hub produksi SAF untuk kawasan ASEAN dan terus mendorong terbentuknya ekosistem nasional pengumpulan used cooking oil.

Presiden prabowo Subianto menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian teknologi bangsa. “Saya ingin Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi menjadi pemain utama dalam teknologi dan industri global,” ujarnya.Vice president Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyambut kehadiran presiden dalam konvensi yang digelar di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung pada 7-9 Agustus 2025. “kehadiran Presiden menjadi pemicu semangat bagi kami untuk terus berinovasi demi kemajuan teknologi nasional,” kata Fadjar.Fadjar berharap inovasi Pertamina dapat mendukung target produksi energi dan menjaga ketahanan energi nasional dalam jangka panjang. Dengan semangat kolaborasi, keberlanjutan, dan kemandirian, Pertamina membuktikan perannya sebagai penggerak utama transformasi energi dan teknologi Indonesia.