Tutup
BisnisInvestasiPerbankan

Prajogo Kehilangan Rp30 Triliun, Aktivitas Pasar Modal Jadi Sorotan

180
×

Prajogo Kehilangan Rp30 Triliun, Aktivitas Pasar Modal Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
harta-prajogo-pangestu-amblas-rp30,3-t-jadi-rp547,4-t-dalam-sehari
Harta Prajogo Pangestu Amblas Rp30,3 T Jadi Rp547,4 T dalam Sehari

Jakarta – Kabar kurang mengenakkan datang dari salah satu taipan Indonesia,Prajogo Pangestu. kekayaannya dilaporkan menyusut drastis hingga US$1,8 miliar atau setara dengan Rp30,3 triliun hanya dalam sehari.

Data dari Forbes Real Time Billionaires menunjukkan penurunan ini. Per pukul 18.00 WIB pada Jumat (23/1), harta Prajogo tercatat menyusut 5,42 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Meski demikian, Prajogo masih tercatat memiliki total kekayaan sebesar US$32,5 miliar atau setara Rp547,46 triliun. Angka ini menempatkannya di posisi ke-62 sebagai orang terkaya di dunia.

Penurunan ini terjadi setelah sebelumnya kekayaan Prajogo sempat melonjak signifikan di awal pekan.

Pada Senin (19/1), Forbes mencatat kekayaan Prajogo bertambah US$943,5 juta atau sekitar Rp15,9 triliun, sehingga totalnya mencapai US$35,6 miliar atau setara Rp603,6 triliun.

Walaupun mengalami penurunan, kekayaan Prajogo masih jauh melampaui sejumlah konglomerat terkaya di Indonesia lainnya.

low Tuck Kwong, misalnya, berada di peringkat 100 dunia dengan total harta US$23,6 miliar (Rp397,5 triliun).

Kekayaan Prajogo juga masih lebih tinggi dari duo Hartono, yaitu Robert Budi Hartono (peringkat 117 dengan harta US$20,5 miliar) dan Michael Budi Hartono (peringkat 126 dengan harta US$19,7 miliar).

Pergerakan harta Prajogo ini erat kaitannya dengan aktivitasnya di pasar modal.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), prajogo tercatat membeli 1 juta lembar saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) pada 15 Januari.

Pembelian dilakukan melalui tujuh transaksi dengan harga antara Rp9.525 hingga Rp9.675 per saham, yang ditujukan untuk investasi pribadi.

Dengan transaksi ini, kepemilikan saham Prajogo di BREN meningkat dari 139.789.700 lembar (0,104 persen) menjadi 140.789.700 lembar (0,105 persen).

Sebelumnya, pada 13 Januari, Prajogo juga membeli 1.330.000 saham BREN di kisaran harga Rp8.800-Rp9.025 per saham.

Prajogo Pangestu dikenal sebagai pengusaha yang memulai kariernya di industri kayu pada akhir 1970-an.

Ia mendirikan Barito Pacific Timber yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada 1993.

Pada 2007, perusahaan tersebut berganti nama menjadi Barito Pacific dan beralih fokus bisnis dengan mengakuisisi 70 persen saham perusahaan petrokimia Chandra Asri.

Chandra Asri semakin kuat pada 2011 setelah merger dengan Tri Polyta Indonesia dan masuknya perusahaan energi Thaioil sebagai investor dengan kepemilikan 15 persen saham.

Pada 2023, Prajogo melepas saham perusahaan tambang batu bara Petrindo Jaya Kreasi serta saham perusahaan energi terbarukan Barito Renewables Energy.

Data Real Time Billionaires Forbes melacak naik turunnya kekayaan orang-orang terkaya di dunia setiap hari, memberikan pembaruan berkelanjutan tentang kekayaan bersih dan peringkat setiap individu yang dikonfirmasi sebagai konglomerat.