Tutup
News

Presiden Direktur BCA: AI Dorong Efisiensi dan Buka Peluang Baru di Sektor Keuangan

289
×

Presiden Direktur BCA: AI Dorong Efisiensi dan Buka Peluang Baru di Sektor Keuangan

Sebarkan artikel ini

Jakarta – PT Bank Central asia Tbk (BCA) terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam berbagai lini bisnisnya, hal ini ditegaskan dalam ajang BCA Data Conference 2025. Konferensi tersebut mengangkat tema “Ignite the future with AI”.

Menurut keterangan yang diterima, Rabu (18/6/2025), Presiden direktur BCA, Hendra Lembong, menyampaikan bahwa AI telah memberikan dampak signifikan dan membuka peluang di berbagai sektor industri. “Kita melihat bagaimana Artificial intelligence telah memberikan dampak nyata dan membuka berbagai peluang di berbagai industri, sekaligus membawa tantangan yang perlu dengan cermat dan bijak kita siasati,” ujarnya.

BCA sendiri telah mengimplementasikan AI dalam sejumlah aspek operasional.Pemanfaatan teknologi ini mencakup prediksi kebutuhan pengisian ATM dan CRM, pengaturan stok EDC dan kertas thermal, serta deteksi potensi penipuan melalui sistem Fraud detection.Selain itu, BCA juga mengembangkan sistem penilaian agunan digital berbasis machine learning bernama DIVA (digital Valuation for Collateral Appraisal). Layanan Virtual Assistant Chat Banking (VIRA) juga memanfaatkan Natural Language Processing (NLP) untuk memahami komunikasi alami nasabah.

Wakil Presiden Direktur BCA, Armand Wahyudi Hartono, menyoroti pentingnya tata kelola AI yang etis dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. ia mengatakan bahwa BCA Data Conference 2025 diharapkan dapat memperkenalkan potensi dan penerapan AI dalam dunia bisnis, serta mengangkat isu penting terkait AI Governance, yaitu etika, regulasi, dan kebijakan yang menjadi fondasi bagi penggunaan AI yang bertanggung jawab.

Konferensi tersebut dihadiri oleh sekitar 400 nasabah dan membahas strategi implementasi AI, kebijakan pemerintah, dan pendekatan perusahaan dalam membangun solusi yang etis. BCA menegaskan bahwa AI bukan hanya sekadar alat bantu, melainkan bagian integral dari strategi jangka panjang dalam menghadapi tantangan digital dan memperkuat daya saing industri perbankan. komitmen ini telah membuahkan pengakuan internasional, termasuk penghargaan Brandon Hall Group Excellence in Technology Awards 2024 untuk inovasi DIVA, serta Best Data Governance in Banking Digital Services dari DataGovAI summit 2018.