Tutup
NewsRegulasi

Dharmasraya Bangun Penggilingan Padi Modern, Petani Sambut Gembira

201
×

Dharmasraya Bangun Penggilingan Padi Modern, Petani Sambut Gembira

Sebarkan artikel ini
bupati-dharmasraya-annisa,-sosok-pemimpin-yang-tegas
Bupati Dharmasraya Annisa, Sosok Pemimpin yang Tegas

Dharmasraya – Kabar gembira untuk petani gabah di Dharmasraya! Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya akan membangun penggilingan padi modern (Rice Milling Unit/RMU) tahun depan. Tujuannya? Meningkatkan pendapatan petani dengan menghasilkan beras berkualitas tinggi.

RMU ini akan memanfaatkan gedung Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam di Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung.

“Penggilingan padi ini akan mengubah gabah menjadi beras kemasan berkualitas, yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Hal ini diharapkan meningkatkan pendapatan petani,” ujar Plt Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya, Yefrinaldi, Selasa (25/11/2025).

Nantinya, petani bisa langsung mengantar hasil gabahnya ke RMU atau dijemput oleh petugas.

Awalnya, Pemkab Dharmasraya akan bekerja sama dengan Bulog sebelum dijadikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). RMU ini memiliki kapasitas sekitar 1,5 ton per jam dan ditargetkan beroperasi pada Mei 2026.

Menurut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Pemkab Dharmasraya, saat ini proses masih dalam tahap kelengkapan administrasi.

Kehadiran RMU diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, menghasilkan beras berkualitas, meningkatkan pendapatan, mengurangi limbah, dan menghemat biaya operasional petani.

“Beras berkualitas tinggi sudah pasti dapat dijual dengan harga tinggi di pasar, sehingga meningkatkan pendapatan petani,” pungkas Yefrinaldi.

Sementara itu, Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Pangan dan Perikanan Dharmasraya, Misbah Hulkhair, mengatakan Pemkab akan merangkul petani sebagai mitra produsen padi untuk RMU.

“Manfaatnya adalah menjamin pasar padi petani pada harga yang wajar, menjamin pasok padi untuk RMU, mendukung petani mitra untuk berbudidaya padi secara lebih produktif, meningkatkan efisiensi produksi, meningkatkan produksi padi, meningkatkan pendapatan petani, dan memperkuat ketahanan pangan,” jelasnya.

Pemkab Dharmasraya akan membeli padi dari petani mitra dengan harga Harga Pokok Penjualan (HPP) dan menyediakan layanan pengangkutan padi.

“Ini merupakan salah satu program kerakyatan Bupati Annisa Suci Ramadhani,” tutup Misbah.