Tutup
News

Prodi Antropologi FIS UNP Kembangkan Pariwisata Buah Naga Berbasis Komunitas di Nagari Sulik Aia

250
×

Prodi Antropologi FIS UNP Kembangkan Pariwisata Buah Naga Berbasis Komunitas di Nagari Sulik Aia

Sebarkan artikel ini
prodi-antropologi-fis-unp-kembangkan-pariwisata-buah-naga-berbasis-komunitas-di-nagari-sulik-aia
Prodi Antropologi FIS UNP Kembangkan Pariwisata Buah Naga Berbasis Komunitas di Nagari Sulik Aia

Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) berupaya mendorong potensi agrowisata lokal di nagari Sulik Aia, Kabupaten solok, melalui program studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS). Pengembangan pariwisata buah naga berbasis komunitas menjadi fokus utama dalam inisiatif ini.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serba Guna Kantor Wali Nagari Sulik Aia dibuka oleh Pjs. Wali Nagari Sulik Aia, AH ayanda Sadra. Turut hadir Sekretaris Nagari Meri Aswita beserta perangkat nagari lainnya,Sekretaris UNP Dr. Erianjoni, dan Ketua Pelaksana dari Program Studi Antropologi FIS UNP Dr. Adri Febrianto.

Sejumlah dosen Antropologi dan Sosiologi dari Departemen Sosiologi FIS UNP juga terlibat dalam pengabdian ini, di antaranya Erda Fitriani, dr. Mhd hidayat, Dr. Mira Hasti Hasmira, nora Susilawati, Dr. Desri Nora, dan Junaidi, serta mahasiswa Lani, Manya, dan Laili.

Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari petani, kelompok tani, Pokdarwis, dan guru-guru turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Dr. Adri Febrianto dan Teuku Firmansyah bertindak sebagai narasumber.

Teuku Firmansyah, seorang pegiat dan penggerak agrowisata serta pelopor kopi Solok rajo yang juga merupakan alumnus Pendidikan Sosiologi Antropologi FIS UNP, turut memberikan pandangannya.

Sekretaris UNP, Dr. Erianjoni, menyampaikan bahwa program pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang didanai oleh UNP. Ia juga menambahkan bahwa kerjasama antara Prodi Antropologi FIS UNP dengan pemerintah nagari selama tiga tahun ke depan adalah rencana yang sangat baik. “sesuai dengan pesan Rektor, agar Nagari Sulik Aia bisa menjadi salah satu nagari binaan UNP,” ujarnya.

Dr. Adri Febrianto menjelaskan bahwa Nagari sulik Aia memiliki potensi pariwisata yang besar.”nagari Sulik Aia sudah sangat terkenal secara nasional dengan perantau dengan organisasinya yang besar, dan sebagai desa Wisata dengan klasifikasi Maju pada tahun 2022 dan 2023 memiliki banyak potensi pariwisata,” jelasnya. Potensi tersebut antara lain Rumah Gadang 20 Ruang, Janjang Saribu Gunung Merah putih, tradisi arakan Suluah Botuang, dan Samba (ayam) Hitam. Ia menambahkan, produksi buah naga terbesar di Kabupaten Solok pada tahun 2023 dapat menjadi agrowisata alternatif.

Teuku Firmansyah menekankan pentingnya menciptakan branding yang kuat untuk potensi pertanian buah naga di Sulik Aia. “Potensi pertanian buah naga di Sulik Aia perlu diciptakan branding dalam pikiran masyarakat dan wisatawan, jika mendengar kata sulik Aia, maka otomatis di pikiran ingat buah naga yang manis nan kamek,” ungkapnya.Ia juga menyoroti perlunya kreativitas generasi muda, kerjasama dari berbagai pihak, dan keberanian petani untuk mempromosikan produk mereka di berbagai event.

Wali Nagari Ayanda Sadra menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan pengabdian masyarakat dari Prodi Antropologi FIS UNP. Ia berharap kerjasama ini dapat berlanjut di masa mendatang.

Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini diakhiri dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Program Studi Antropologi FIS UNP dengan Nagari Sulit Air kabupaten Solok tentang Tridharma Perguruan Tinggi dan program Kampus berdampak.