Tutup
Regulasi

Proyeksi Bursa Asia Rabu: Peluang dan Tantangan

178
×

Proyeksi Bursa Asia Rabu: Peluang dan Tantangan

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Bursa saham Asia diprediksi bergerak cenderung mendatar atau *sideways* pada perdagangan Rabu (31/12/2025), seiring minimnya sentimen dan volume perdagangan yang menipis jelang libur Tahun Baru 2026.

Mayoritas indeks saham di Asia terpantau melemah pada perdagangan Selasa (30/12), dipicu kekhawatiran investor terhadap latihan militer yang digelar China di sekitar Taiwan.

Ketegangan geopolitik global juga meningkat setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan dukungannya terhadap potensi serangan besar terhadap Iran.

Meskipun demikian, bursa saham Asia secara umum mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025. Indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang mencatat kenaikan sekitar 26,7%, menjadi yang terbaik sejak 2017. Indeks Nikkei 225 juga melesat 26,18%.

Indeks Kospi Korea Selatan menjadi yang terbaik di Asia dengan kenaikan 75,63%, diikuti oleh Hang Seng Hong Kong yang naik 29,01%. Indeks Taiex Taiwan melonjak 23,79%, sementara S&P/ASX 200 Australia naik 5,85%.

Di Asia Tenggara, HCMSE Vietnam memimpin dengan kenaikan 38,9%, disusul oleh Strait Times Singapura (22,8%) dan IHSG Indonesia (22,13%). Sementara itu, FTSE KLCI Malaysia hanya tumbuh 2,86%.

Analis Kiwoom Sekuritas, Sukarno Alatas, menilai pergerakan bursa Asia dipengaruhi oleh aksi ambil untung setelah reli panjang, kewaspadaan terhadap rilis data PMI China, dan risiko geopolitik terkait latihan militer China di sekitar Taiwan.

“Bursa Asia pada perdagangan Rabu besok diperkirakan bergerak terbatas, *sideways* hingga positif tipis, seiring volume rendah jelang libur Tahun Baru 2026,” ujar Sukarno.

Beberapa bursa saham di Asia akan libur atau buka setengah hari pada hari Rabu. Sukarno menambahkan sentimen pendukung datang dari momentum akhir tahun, likuiditas longgar, dan data ekonomi.

“Namun, kenaikan diperkirakan terbatas karena pelaku pasar masih *wait and see* dan minim katalis baru,” pungkasnya.