Tutup
Perbankan

PT Semen Padang-BSI Kolaborasi Bahas Mental Health: Cegah Game Addiction Hingga Turunnya Produktivitas

290
×

PT Semen Padang-BSI Kolaborasi Bahas Mental Health: Cegah Game Addiction Hingga Turunnya Produktivitas

Sebarkan artikel ini
pt-semen-padang-bsi-kolaborasi-bahas-mental-health:-cegah-game-addiction-hingga-turunnya-produktivitas
PT Semen Padang-BSI Kolaborasi Bahas Mental Health: Cegah Game Addiction Hingga Turunnya Produktivitas

Padang – PT Semen Padang menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk menyelenggarakan webinar yang berfokus pada kesehatan mental karyawan. Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 200 karyawan PT Semen Padang ini mengangkat tema “sosialisasi Pentingnya Mental Health untuk Dukung etos Kerja” dan dilaksanakan pada Selasa, 24 Juni 2025. Psikolog Klinis Desi Ilsanti hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut.

Direktur Keuangan dan Umum PT Semen Padang, Oktoweri, menyampaikan bahwa kesehatan mental merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas diri, keluarga, dan kinerja perusahaan. “Kinerja perusahaan saat ini tengah diuji,” ujarnya. Ia menambahkan, terdapat faktor eksternal yang sulit dikendalikan, namun etos kerja dapat dibentuk dengan menjaga kesehatan mental.

Oktoweri juga mengingatkan bahwa masalah kesehatan mental dapat berdampak negatif pada kinerja dan mendorong perilaku seperti judi online dan kecanduan game. “Gangguan mental health bisa berujung pada masalah finansial dan sosial,baik di lingkungan kerja maupun di rumah,” katanya. Ia mendorong karyawan untuk aktif berpartisipasi dalam webinar dan memanfaatkan sesi tanya jawab.

Branch Manager BSI Area Padang, Hadi Wajaya Arifin, mengapresiasi kolaborasi ini dan menyatakan bahwa BSI bukan hanya sahabat finansial, tetapi juga sahabat spiritual dan sosial. “Merupakan kebanggaan bagi kami bisa terlibat dalam kegiatan ini,” tuturnya. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental untuk mendukung performa kerja yang optimal.

Psikolog Klinis Desi Ilsanti menjelaskan bahwa kesehatan mental di tempat kerja berperan penting dalam menjaga stabilitas emosi, kognisi, dan perilaku karyawan. “Tekanan pekerjaan yang semakin tinggi kerap membuat pegawai kehilangan motivasi,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa kesehatan mental adalah fondasi utama untuk menjaga produktivitas dan etos kerja yang berkelanjutan.

Desi menyoroti risiko psikososial di lingkungan kerja, seperti konflik antar karyawan, tekanan target, kurangnya penghargaan, dan ketidakseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Menurutnya, gangguan kesehatan mental dapat menyebabkan kelelahan, absensi tinggi, penurunan motivasi, dan peningkatan konflik di tempat kerja.

“Sebaliknya, mental health yang baik akan membawa banyak manfaat: fokus meningkat, produktivitas terjaga, kreativitas berkembang, pengambilan keputusan lebih rasional, serta hubungan kerja yang lebih harmonis,” pungkas Desi.