Dharmasraya – Alinia Institute menyelenggarakan pelatihan jurnalistik yang diikuti oleh 26 peserta dari berbagai instansi di Alinia Farm and Resort, Sitiung. Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 14 Juni 2025, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi di bidang jurnalistik dan kehumasan.
Pelatihan ini menghadirkan peserta dari berbagai latar belakang, termasuk instansi pemerintah, swasta, BUMD, BUMN, dan perguruan tinggi. Para peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis dan pemahaman tentang dunia jurnalistik.
Direktur Alinia Institute, Marlis, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan upaya untuk memberikan pendidikan formal kepada calon jurnalis dan humas yang selama ini banyak belajar secara otodidak. “Orang yang paling merdeka adalah wartawan. Mereka juga yang paling disegani oleh pejabat. Banyak dari mereka belajar sendiri tanpa jalur resmi. Alinia ingin hadir memberi sesuatu yang berbeda di Sumatra Barat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Alinia ingin peserta pelatihan menguasai keterampilan teknis jurnalistik, seperti membuat rilis, menjalin relasi baik dengan media, hingga membuat berita berbasis data.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rovanly Abdams, mengapresiasi inisiatif Alinia Institute dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Ia menekankan pentingnya penguasaan keterampilan jurnalistik di era digital saat ini, tidak hanya bagi wartawan, tetapi juga bagi para tenaga kehumasan. “Kemampuan jurnalistik hari ini menjadi kebutuhan bukan hanya bagi wartawan, tetapi juga bagi tenaga humas.Karena pengelolaan informasi publik harus dilakukan dengan cermat dan profesional,” katanya saat membuka kegiatan tersebut.
Rovanly berharap pelatihan ini dapat menghasilkan wartawan dan pranata humas yang kompeten. “dari Dharmasraya untuk Sumatra Barat. Alinia patut menjadi contoh bagaimana unit usaha lokal bisa berkontribusi nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia di daerah,” ungkapnya.
Selama pelatihan, peserta akan diinapkan di Alinia Farm and Resort dan dapat menikmati suasana pelatihan dengan konsep eduwisata. Sejumlah narasumber berpengalaman turut dihadirkan, antara lain Eko Yance Adri, Maryadi, Yurnaldi, dan Jasman Rizal.
Marlis menegaskan komitmen Alinia Institute untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Dharmasraya melalui 10 unit usaha yang dikelola secara terpadu di Alinia farm and Resort, termasuk peningkatan kapasitas SDM di bidang jurnalistik.







