Tutup
Perbankan

Pupuk Indonesia Mitigasi Banjir, PIM Aceh Kembali Beroperasi

186
×

Pupuk Indonesia Mitigasi Banjir, PIM Aceh Kembali Beroperasi

Sebarkan artikel ini
gerak-cepat-pupuk-indonesia-mitigasi-dampak-banjir-di-pabrik-pim-aceh
Gerak Cepat Pupuk Indonesia Mitigasi Dampak Banjir di Pabrik PIM Aceh

Jakarta – PT Pupuk Indonesia (Persero) bergerak cepat mengatasi dampak banjir yang melanda area pabrik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Aceh.

strategi utama yang diterapkan adalah pengalihan stok pupuk bersubsidi dan percepatan suplai ke wilayah terdampak.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad pribadi, menyampaikan hal ini usai melepas truk pengangkut pupuk di Karawang, Jawa Barat, Jumat (28/11).

“Pupuk Indonesia telah mengambil langkah pengamanan operasional pabrik,termasuk mematikan sementara pabrik Pupuk Iskandar Muda di Lhokseumawe,” ujar Rahmad.

Langkah ini diambil demi keselamatan 1.088 karyawan beserta keluarga yang dievakuasi, serta 47 pasien rumah sakit yang diungsikan.

Rahmad memastikan bahwa stok pupuk nasional dalam kondisi aman. Ia mengimbau para petani untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir.

“Saat ini, total stok pupuk bersubsidi secara nasional mencapai 1,1 juta ton, cukup untuk kebutuhan selama 23 hari ke depan,” jelasnya.

Kebutuhan pupuk untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan dipenuhi dari pabrik-pabrik lain dalam holding Pupuk Indonesia. Pabrik tersebut antara lain PT Pusri Palembang, PT Petrokimia Gresik, dan PT Pupuk Kalimantan Timur.

Sementara itu, PT Pupuk Kujang akan fokus menopang kebutuhan wilayah Jawa Barat, Banten, dan sebagian Jawa Tengah.

“Jawa Barat adalah lumbung pangan nasional. Kami telah mengantisipasi dengan melakukan pengiriman melebihi batas normal,” kata Rahmad.

Selama November, pupuk Kujang telah mengirimkan lebih dari 70 ribu ton pupuk, meningkat signifikan dari rata-rata bulanan.Rahmad juga menyampaikan duka cita atas musibah yang terjadi di Aceh dan sekitarnya.

Pupuk Indonesia Group telah mengirimkan bantuan logistik dan alat kesehatan untuk mendukung proses pemulihan.

Dampak produksi Pupuk Iskandar Muda diperkirakan akan pulih dalam waktu sekitar 10 hari setelah suplai listrik kembali normal.