Tutup
News

Purbaya Evaluasi Pajak, Prioritaskan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

294
×

Purbaya Evaluasi Pajak, Prioritaskan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Sebarkan artikel ini
menkeu-purbaya-nilai-tak-perlu-ada-pungutan-pajak-baru
Menkeu Purbaya Nilai Tak Perlu Ada Pungutan Pajak Baru

Jakarta – Masyarakat tidak perlu khawatir soal potensi pajak baru. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan memberlakukan pungutan pajak baru.

Purbaya menilai sistem perpajakan yang ada saat ini sudah efektif untuk menghimpun penerimaan negara.

“Menurut saya pribadi,selama ini gak usah (ada pungutan pajak baru),” tegas Purbaya usai dilantik di Istana Kepresidenan RI,Jakarta,Senin (8/9/2025).

Prioritas utama Purbaya saat ini adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Ia meyakini pertumbuhan ekonomi yang baik akan berdampak positif pada pendapatan negara.

“Dengan sistem yang ada pun, kalau pertumbuhannya bagus, anggap tax to GDP ratio-nya konstan, income-nya kenceng juga,” imbuhnya.

Kebijakan ini sejalan dengan pernyataan pendahulunya, Sri Mulyani Indrawati. Sebelumnya, Sri Mulyani menyatakan pemerintah tidak akan memberlakukan pungutan pajak baru pada tahun ini maupun tahun 2026.

Sri Mulyani mengambil keputusan tersebut meskipun target pendapatan negara mengalami kenaikan sebesar 9,8 persen.

Pemerintah akan menempuh strategi lain untuk mencapai target penerimaan negara. Strategi itu termasuk memperbaiki sistem perpajakan dan meningkatkan kepatuhan.

Sri Mulyani juga memastikan pelaku UMKM dengan omzet hingga Rp500 juta tidak perlu membayar Pajak Penghasilan (PPh). Sementara, usaha dengan omzet Rp500 juta hingga Rp4,8 miliar dikenakan PPh final 0,5 persen.

Presiden Prabowo secara resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri keuangan menggantikan Sri mulyani di istana Negara, Jakarta, Senin sore.

Setelah dilantik, Purbaya menyebutkan beberapa prioritasnya.Prioritas itu antara lain mengatasi perlambatan ekonomi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam 2-3 bulan ke depan.

“Kalau saya lihat masih ada pengelolaan uang yang masih belum optimal, kita akan perbaiki itu. Jadi, walaupun anggarannya, misalnya terserap, kita akan pastikan dananya tidak mengganggu sistem perbankan kita. Itu yang kita kerjakan nanti. Jadi tidak usah khawatir,” jelas Purbaya.

Purbaya juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo kepadanya. “pokoknya ciptakan pertumbuhan ekonomi yang baik, sejahterakan rakyat semaksimal mungkin. kita gak boleh gagal dengan program-program yang menyejahterakan rakyat kita. Itu yang akan saya kerjakan.”