Tutup
InspirasiPojok

QRIS Mudahkan Transaksi, Dukungan BI Sumbar di SCF 2025.

1719
×

QRIS Mudahkan Transaksi, Dukungan BI Sumbar di SCF 2025.

Sebarkan artikel ini

 

Padang – Erly Mulyani, SE, M.Si, AK.CA, Dosen Departemen Akuntansi sekaligus Kepala Labor GIBEI Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Padang (FEB UNP), menjadi narasumber utama dalam Talkshow Sumbar Creative Economy Festival (SCF) 2025.

Acara yang berlangsung meriah di The ZHM Premier Hotel Padang dari tanggal 12 hingga 14 September 2025 ini, diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat (BI Sumbar) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai lembaga perbankan di wilayah tersebut.

Talkshow ini juga menghadirkan tokoh-tokoh penting lainnya, termasuk Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Barat, Dianita Maulin Vasko (Istri Wakil Gubernur Sumatera Barat), dan Dandy Indarto Seno, Deputi Kepala Perwakilan BI Sumbar.

Kehadiran para tokoh ini menunjukkan komitmen kuat dari berbagai pihak dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan peningkatan literasi keuangan di Sumatera Barat.

Dalam paparannya di hadapan lebih dari seratus pelaku usaha dan mahasiswa yang hadir, Erly Mulyani menekankan pentingnya literasi keuangan digital, khususnya bagi ibu-ibu rumah tangga dan pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Era digital saat ini menuntut semua orang untuk melek teknologi, terutama dalam mengelola keuangan.

“Saat ini, semuanya serba internet, dan semua transaksi ada dalam satu genggaman. Dengan keuangan digital, semua pembayaran bisa dilakukan dengan mudah, cepat, dan lebih aman,” ujar Erly Mulyani dengan penuh semangat.

Dia menjelaskan keuangan digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, dan kemampuan untuk memanfaatkannya secara efektif dapat memberikan banyak manfaat.

Erly menyoroti bahwa bagi pelaku UMKM, keuangan digital dapat membantu mereka untuk lebih jelas dan mudah mengatur pemisahan antara uang usaha dan uang pribadi.

“Cukup dengan satu handphone, bisa melakukan pembayaran lewat kanal QRIS, dan semua pembayaran atau berbagai transaksi bisa teratasi tanpa diribetkan dengan kartu atau uang tunai,” jelasnya.

Kemudahan ini akan sangat membantu pelaku UMKM dalam mengelola keuangan mereka secara lebih efisien dan efektif.

Lebih lanjut, Erly Mulyani menambahkan bahwa pemisahan keuangan usaha dengan keuangan untuk belanja pribadi juga akan memudahkan dalam melakukan pengembangan usaha.

Dengan pemisahan yang jelas, transaksi usaha akan terlihat dengan transparan, serta tercatat rugi labanya.

Hal ini akan mempermudah pelaku UMKM dalam mengambil keputusan strategis untuk pengembangan usaha mereka.

“Karena itu, kami sarankan ibu-ibu untuk cerdaslah bertransaksi digital. Bisa lebih memudahkan mengatur keuangan keluarga, tak perlu lagi amplop untuk membagi uang kebutuhan belanja bulanan rumah tangga,” kata Erly dalam talkshow yang bertema “Literasi Keuangan, Dari Rumah Tangguh ke UMKM Tangguh, Aman, Nyaman dan Nirkontak.”

Tema ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana literasi keuangan menjadi kunci untuk membangun keluarga dan UMKM yang tangguh.

Selain itu, Erly Mulyani juga memberikan saran kepada ibu-ibu rumah tangga untuk membiasakan diri menabung, termasuk berinvestasi.

Menabung sangat penting untuk mempersiapkan kebutuhan masa depan, terutama kebutuhan yang lebih besar seperti uang sekolah anak atau keadaan darurat lainnya seperti sakit.

Namun, ia juga mengingatkan agar berhati-hati dalam berinvestasi.

“Khusus bagi ibu-ibu yang berniat untuk investasi, harus pelajari betul. Jangan sampai tertipu dengan tawaran-tawaran yang menggiurkan, tapi outputnya nggak jelas. Biasanya, bila tawaran keuntungannya besar, resikonya juga besar.Karena itu, harus pelajari betul, saat ini banyak penipuan-penipuan investasi bodong. Investasilah di lembaga resmi yang dijamin oleh negara,” ucap Erly.