Tutup
News

Realisasi Buyback Saham: OJK Catat Rp 3,38 Triliun

279
×

Realisasi Buyback Saham: OJK Catat Rp 3,38 Triliun

Sebarkan artikel ini
ojk-catat-dana-buyback-saham-tanpa-rups-capai-rp-3,38-triliun-dari-35-emiten-bei
OJK Catat Dana Buyback Saham Tanpa RUPS Capai Rp 3,38 Triliun dari 35 Emiten BEI

Jakarta – Realisasi buyback saham tanpa RUPS mencapai Rp 3,38 triliun hingga akhir Juni 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat dana tersebut berasal dari 35 emiten di pasar modal.

Kepala Eksekutif pengawas Pasar Modal, Keuangan derivatif, dan Bursa Karbon OJK, inarno Djajadi, mengungkapkan realisasi ini setara dengan 14,98 persen dari total alokasi yang direncanakan sebesar Rp 22,54 triliun.

“Terdapat 43 emiten yang berencana melakukan buyback tanpa RUPS, dengan perkiraan alokasi dana buyback sebesar Rp 22,54 triliun untuk periode 20 Maret-30 Juni 2025,” ujar Inarno dalam telekonferensi pers, Selasa (8/7/2025).

Kebijakan buyback saham tanpa RUPS ini diatur dalam Peraturan OJK (POJK) No. 13/2023. Tujuannya mengantisipasi tekanan di pasar keuangan akibat dinamika global.

POJK no. 13/2023 memungkinkan perusahaan terbuka melakukan buyback saham tanpa RUPS, terutama saat pasar berfluktuasi signifikan. Kebijakan ini berlaku selama enam bulan sejak 18 maret 2025.

Pada 30 Juni 2025, pasar saham Indonesia mengalami pelemahan 3,46 persen, berada di level 6.927,68. Secara year-too-date (ytd), pasar saham melemah 2,15 persen.

Kapitalisasi pasar tercatat Rp 12.178 triliun, turun 1,95 persen secara month-to-date dan 1,28 persen secara year-to-date. Investor non-resident mencatatkan net sell Rp 8,38 triliun secara month-to-date dan Rp 53,57 triliun secara year-to-date.Indeks pasar obligasi ICBI menguat 1,18 persen secara month-to-date ke level 414.Investor non-resident mencatatkan net sell rp 7,36 triliun secara month-to-date, namun net buy Rp 42,27 triliun secara year-to-date.

Nilai asset under management (AUM) industri pengelolaan investasi mencapai rp 844,69 triliun per 30 Juni 2025. Angka ini turun 0,19 persen secara month-to-date, namun naik 0,87 persen secara year-to-date.