Tutup
NewsPolitik

Rumah Besar Wartawan Dikokohkan Lagi di Monumen Pers Nasional

282
×

Rumah Besar Wartawan Dikokohkan Lagi di Monumen Pers Nasional

Sebarkan artikel ini
rumah-besar-wartawan-dikokohkan-lagi-di-monumen-pers-nasional
Rumah Besar Wartawan Dikokohkan Lagi di Monumen Pers Nasional

Solo – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat kembali aktif setelah pengurus periode 2025-2030 dikukuhkan. Pengukuhan berlangsung di Monumen Pers Nasional,Surakarta,Sabtu (4/10/2025).

Ketua Umum PWI Pusat, Ahmad Munir, menyatakan PWI siap menjadi rumah besar bagi seluruh wartawan nasional.

“Rumah ini sempat guncang, tapi hari ini kita teguhkan kembali,” tegas Ahmad Munir dalam pidato pengukuhannya.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Mutya Hafid, menegaskan pemerintah mengakui PWI sebagai aset negara.

“Wartawan adalah pejuang yang dibutuhkan bangsa dan negara,” kata Mutya Hafid.

Pengurus PWI Pusat periode ini merupakan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Cikarang, Jawa Barat, pada 30 Agustus 2025. KLB menjadi titik balik setelah PWI Pusat mengalami kelumpuhan akibat sengketa kepengurusan selama hampir dua tahun.

menkomdigi Mutya Hafid berperan penting sebagai negosiator dan mediator dalam penyelenggaraan KLB tersebut.

PWI lahir di solo pada 9 Februari 1946, tanggal yang kemudian ditetapkan sebagai hari Pers Nasional. PWI didirikan oleh tokoh pers pejuang kemerdekaan.

PWI diharapkan terus menjadi pilar keempat demokrasi, benteng literasi publik, dan cahaya kebenaran bagi persatuan bangsa.

Anggota PWI diharapkan menjadi corong dan pengawas pelaksanaan program negara untuk kemajuan dan kesejahteraan.

Ketua Umum PWI Pusat mengajak seluruh wartawan untuk menghasilkan karya jurnalistik berkualitas. Ia menekankan perbedaan antara karya wartawan dan cuitan netizen, karena wartawan bekerja berdasarkan UU Pers, Kode Etik jurnalistik, dan standar check and balance.