Tutup
NewsPeristiwa

Rumah Ludes Terbakar, Damkar Agam Turun Tangan

245
×

Rumah Ludes Terbakar, Damkar Agam Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

Api dengan cepat⁢ membesar karena bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari papan kering.

satu-unit-rumah-semi-permanen-ludes-terbakar
Satu Unit Rumah Semi Permanen Ludes Terbakar

Kamang​ – Kebakaran melanda sebuah rumah semi permanen di Jorong Patangahan, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang kamang, Kabupaten‍ Agam, Kamis (21/8), memicu kepanikan warga sekitar.

Peristiwa yang terjadi‌ sekitar ⁤pukul 10.30 WIB⁣ itu ‍menghanguskan rumah milik almarhumah⁣ nek Tisah yang saat ini ditempati ​oleh Nana beserta anak-anaknya.

Api dengan cepat⁢ membesar karena bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari papan kering.

Lokasi rumah yang berjarak sekitar 200 metre dari Masjid Ar-Rahman dan 150 meter dari salah satu⁣ rumah ⁤warga, membuat warga ‌berbondong-bondong datang⁤ untuk membantu⁢ memadamkan‌ api.

Namun, upaya pemadaman terkendala oleh musim⁤ kemarau panjang⁤ yang menyebabkan sulitnya akses air di sekitar lokasi kejadian.‌ Warga pun kesulitan berbuat banyak ⁢untuk menjinakkan si jago merah.

Petugas pemadam Kebakaran (Damkar) dari pos Biaro dan Sungai Tanang yang tiba di lokasi dengan tiga ‍unit mobil‍ Damkar, dibantu oleh ranger dan satu unit Damkar dari Kota Bukittinggi, berhasil ⁢memadamkan api dan mencegahnya merambat ke rumah-rumah tetangga.

Menurut⁢ pantauan ⁢di lokasi kejadian, ‌tidak ada korban‌ jiwa‌ dalam peristiwa ini.⁣ Namun, seluruh isi rumah ludes terbakar.Pihak⁤ berwajib masih melakukan penyelidikan untuk‌ mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Selain petugas damkar, relawan PMI Kota ⁤Bukittinggi juga turut hadir di lokasi kejadian dengan satu unit mobil PMI untuk memberikan bantuan.

Camat Tilatang Kamang, Kapolsek beserta Babinkamtibmas, Danramil beserta anggota, Wali Nagari ‍Koto Tangah,⁤ Ketua Bamis Koto Tangah, dan sejumlah pejabat⁢ lainnya juga terlihat hadir di lokasi ‌kejadian untuk memantau situasi dan memberikan⁣ dukungan kepada korban.

Petugas Damkar ⁣dan⁤ masyarakat menyarankan agar gapura atau gerbang ‌kantor Wali Jorong dapat ditiadakan.

Hal ini dikarenakan gerbang tersebut terlalu rendah sehingga menghalangi akses mobil Damkar.

“Mobil ‍Damkar terpaksa harus mengambil rute memutar dari⁤ arah bukit kawin, yang tentunya memperlambat waktu ‌tempuh ‌ke ⁤lokasi kebakaran,” ujar salah seorang petugas Damkar di lokasi.