Tutup
Regulasi

Saham BUMI, BRMS, DEWA Grup Bakrie Jadi Incaran Asing 2026

373
×

Saham BUMI, BRMS, DEWA Grup Bakrie Jadi Incaran Asing 2026

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Saham-saham pertambangan milik Grup Bakrie menjadi incaran investor asing pada awal tahun 2026. Tiga saham yang paling banyak diborong adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA).

Saham BUMI memimpin penguatan dengan kenaikan 14,75% ke level Rp 420 per saham pada perdagangan 2 Januari 2026. Aksi beli bersih asing (net buy) pada saham ini mencapai Rp 889,3 miliar.

Penguatan BUMI ini melanjutkan tren positif sejak 2025, di mana harga sahamnya melonjak 238,71% dalam setahun.

Kenaikan signifikan ini melampaui target analis yang sebelumnya memperkirakan harga BUMI di level Rp 300.

Saham BRMS juga menjadi favorit investor asing dengan nilai net buy sebesar Rp 252,5 miliar.

Harga saham BRMS ditutup naik 7,27% menjadi Rp 1.180 per saham, melanjutkan tren kenaikan 173,15% dalam setahun.

Target harga BRMS menurut konsensus analis Bloomberg adalah Rp 1.143, dengan mayoritas analis merekomendasikan “beli”.

Analis OCBC Sekuritas, Devi Harjoto, memberikan rekomendasi “beli” untuk BRMS dengan target harga Rp 1.300 per saham pada 24 Desember 2025.

Selanjutnya, saham DEWA juga mencatatkan net buy asing sebesar Rp 204,1 miliar.

Harga saham DEWA melonjak 11,94% menjadi Rp 750 per saham, mencatatkan kenaikan 530,25% dalam setahun.

Kenaikan ini juga melampaui target konsensus analis Bloomberg yang memprediksi harga DEWA di Rp 734,83 per saham.

Analis BCA Sekuritas, Hernanda Cahyo, bahkan menargetkan saham DEWA dapat mencapai level Rp 1.100 per saham.