Tutup
Teknologi

Samsung S26 Gendong Chip 2nm, Baterai Lebih Bertenaga

91
×

Samsung S26 Gendong Chip 2nm, Baterai Lebih Bertenaga

Sebarkan artikel ini
membedah-samsung-galaxy-s26-dan-galaxy-s26+
Membedah Samsung Galaxy S26 dan Galaxy S26+

Jakarta – Samsung kembali membuat gebrakan dengan meluncurkan Galaxy S26 dan S26+.Kedua ponsel ini diklaim sebagai yang pertama di dunia menggunakan chipset 2nm.

Klaim ini disampaikan oleh MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan.

Menurut ilham, penggunaan chipset 2nm menjadi standar baru di industri smartphone. “Ini menjadi benchmark baru untuk sebuah chipset,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Saat diperkenalkan pada akhir Februari 2026, Galaxy S26 dan S26+ menjadi satu-satunya smartphone di kelasnya yang menggunakan chip 2nm.

Kompetitor terdekat, Apple, dengan iPhone 17 Pro, masih menggunakan chip 3nm.

Ukuran chip yang lebih kecil memungkinkan komponen transistor lebih rapat, meningkatkan performa dan efisiensi daya. Ini menjadi keunggulan utama pada Galaxy S26 dan S26+.

Selain chipset, Samsung juga meningkatkan fitur AI pada Galaxy S26 dan S26+, seperti Photo Assist dan Creative studio. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengkreasikan foto dengan lebih unik dan menarik.

Photo Assist memungkinkan pengguna memasukkan prompt AI melalui tulisan atau suara untuk mengedit foto tanpa aplikasi tambahan.

Dari segi daya, Galaxy S26 dibekali baterai 4.300mAh, lebih besar dari Galaxy S25 (4.000mAh). Kombinasi baterai lebih besar dan chip 2nm menghasilkan efisiensi daya yang lebih baik.

Sementara itu, Galaxy S26+ tidak mengalami peningkatan kapasitas baterai, namun pengisian daya nirkabel ditingkatkan dari 15W menjadi 20W, mempercepat proses pengisian daya.