Tutup
EkonomiNews

Sarjana Komputer Menganggur: Industri Menuntut Apa?

173
×

Sarjana Komputer Menganggur: Industri Menuntut Apa?

Sebarkan artikel ini
dulu-peluang-karier-mentereng-dan-gaji-gede,-kini-sarjana-ilmu-komputer-banyak-yang-nganggur
Dulu Peluang Karier Mentereng dan Gaji Gede, Kini Sarjana Ilmu Komputer Banyak yang Nganggur

Jakarta – Lulusan perguruan tinggi kini menghadapi persaingan ketat di pasar kerja. Banyak yang kesulitan mendapatkan pekerjaan sesuai bidang studi.

Kondisi ini menuntut lulusan baru untuk lebih fleksibel dan kreatif dalam merencanakan karier.Peluang kerja yang terbatas menjadi tantangan tersendiri.

Data terbaru mengungkap, beberapa jurusan yang dulunya menjanjikan gaji tinggi justru kini memiliki tingkat pengangguran yang signifikan.

Ilmu komputer, yang sebelumnya dianggap sebagai bidang yang menjanjikan, kini termasuk dalam daftar jurusan dengan tingkat pengangguran yang tinggi.

Menurut data Federal Reserve Bank of New York, jurusan dengan tingkat pengangguran tertinggi meliputi antropologi (9,4%), fisika (7,8%), rekayasa komputer (7,5%), seni komersial dan desain grafis (7,2%), serta seni rupa (7%).

Sebaliknya, jurusan nutrisi mencatat tingkat pengangguran terendah, hanya 0,4%. Disusul oleh jurusan layanan konstruksi dengan 0,7%.

Jurusan pendidikan khusus, teknik sipil, serta ilmu hewan dan tumbuhan memiliki tingkat pengangguran sekitar 1%.

Tren ini mengindikasikan bahwa jurusan dengan keterampilan spesifik dan permintaan pasar yang jelas cenderung lebih stabil.

Mengapa ada jurusan yang kesulitan, sementara yang lain berkembang pesat?

Para ahli menjelaskan, jurusan rekayasa komputer menghadapi pengangguran tinggi karena industri mulai mengurangi belanja dan ekspansi sejak 2022.

Jurusan seni liberal atau humaniora seringkali memiliki pengangguran lebih tinggi karena kurangnya keterampilan khusus dan permintaan yang terbatas.

Industri kesehatan dan teknik menunjukkan pertumbuhan stabil dan peningkatan kesempatan kerja dalam beberapa tahun terakhir.

Fleksibilitas menjadi kunci penting bagi lulusan baru dalam mencari pekerjaan.

“Untuk lulusan dengan jurusan yang terkait dengan tingkat pengangguran lebih tinggi seperti antropologi, seni rupa, atau desain grafis, kuncinya adalah tetap fleksibel dan fokus pada membangun keterampilan yang dapat dipindahkan,” kata Priya Rathod, editor tren tempat kerja di Indeed, dikutip dari Investopedia.

Soft skills seperti komunikasi, pemecahan masalah, manajemen proyek, dan layanan pelanggan menjadi pembeda yang membuat lulusan baru tetap diminati di berbagai industri.