Tutup
News

Sekda Dharmasraya Ungkap Pertimbangan Pelantikan Pejabat Daerah

146
×

Sekda Dharmasraya Ungkap Pertimbangan Pelantikan Pejabat Daerah

Sebarkan artikel ini
ini-penjelasan-pj-sekda-dharmasraya-soal-pelantikan-pejabat
Ini Penjelasan Pj Sekda Dharmasraya Soal Pelantikan Pejabat

Pulau Punjung – Pelantikan enam pejabat struktural dan fungsional di Kabupaten Dharmasraya pada Jumat (24/10) lalu menuai sorotan. Penjabat Sekretaris daerah (Sekda) Dharmasraya, Jasman Rizal, akhirnya buka suara terkait hal tersebut.

Jasman menegaskan, pelantikan itu sah karena didasari pelimpahan wewenang dari Bupati Dharmasraya.

“Memang benar, saya melantik enam pejabat struktural dan fungsional atas pelimpahan kewenangan dari bupati,” kata Jasman, Minggu (26/10/2025).

Ia membantah adanya unsur kesengajaan untuk tidak memberitahu Wakil bupati Dharmasraya.

Menurut jasman, pelantikan itu merupakan agenda dari BKPSDM Dharmasraya yang dijadwalkan pukul 09.00 WIB.

Sebelum acara dimulai, jasman mengaku telah berupaya menemui wakil bupati untuk melaporkan pelaksanaan pelantikan.

“Saya sempat ke ruangan beliau, tapi menurut staf, bu wakil bupati masih ada kegiatan di luar kantor,” jelasnya.

Karena waktu pelaksanaan sudah dekat dan dirinya juga harus menghadiri kegiatan lain di Kejaksaan Negeri Dharmasraya, pelantikan tetap dilanjutkan.

Setelah pelantikan selesai, Jasman berencana menemui wakil bupati untuk melaporkan kegiatan tersebut.

Namun, wakil bupati justru lebih dahulu datang ke ruangannya.”Saat itu terjadi sedikit miskomunikasi karena OPD yang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan pelantikan belum memberi tahu bu wabup,” tuturnya.

Jasman mengaku langsung menegur Plt kepala BKPSDM yang hadir di tempat, dan sepakat untuk memperbaiki koordinasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Sebagai pimpinan pelaksana harian, Jasman menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada wakil bupati atas kekeliruan administratif tersebut. Ia menegaskan, semua telah diselesaikan dengan baik dalam suasana kekeluargaan.

“Saya sudah menyampaikan permohonan maaf kepada bu wabup langsung saat itu,” ujarnya.

Jasman menambahkan, dirinya juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada bupati.

Ia memastikan bahwa hal ini murni bersifat administratif, bukan persoalan substansial atau personal.

“saya sudah sampaikan kepada Ibu bupati bahwa ini murni kelalaian administratif di tingkat pelaksana,” katanya.

Jasman mengajak semua pihak untuk menyikapi persoalan ini secara bijak dan tetap menjaga semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

“Mari kita fokus pada tugas-tugas besar ke depan untuk kemajuan Dharmasraya,” tutup Jasman.