Tutup
BisnisEkonomiPerbankan

Shell Langka, Pemerintah Percepat Izin Impor BBM Swasta

52
×

Shell Langka, Pemerintah Percepat Izin Impor BBM Swasta

Sebarkan artikel ini
wamen-esdm-buka-suara-soal-bbm-di-spbu-shell-kembali-langka
Wamen ESDM Buka Suara soal BBM di SPBU Shell Kembali Langka

Jakarta – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Shell kembali menjadi perhatian. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan tanggapan terkait masalah ini.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menyatakan proses perizinan impor BBM untuk SPBU swasta sudah berjalan.

“Untuk izin impor, prosesnya sudah berjalan,” ujar Yuliot di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (30/1).

Yuliot menjelaskan, SPBU swasta memiliki opsi untuk melakukan impor BBM secara mandiri.Alternatif lainnya,mereka dapat bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) dalam pengadaan BBM.

“Seharusnya SPBU swasta sudah bisa melaksanakan proses, apakah sendiri ataupun bekerja sama dengan Pertamina jika belum mendapatkan sumber,” terangnya.

Kementerian ESDM terus berupaya menjalin sinergi agar ketersediaan BBM di SPBU swasta dan Pertamina tetap terjamin.

“Kami usahakan sinergi agar ketersediaan BBM baik oleh Pertamina maupun oleh Badan Usaha tetap berjalan. Ini mungkin hal yang perlu kita evaluasi kembali,” kata Yuliot.

Sementara itu,President director and Managing Director mobility Shell Indonesia,Ingrid siburian,mengungkapkan pihaknya tengah berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor BBM tahun 2026.

“Shell Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan usaha penyediaan BBM selama ini, sehingga kami dapat mendistribusikan berbagai varian produk BBM berkualitas melalui mitra kami,” ungkap Ingrid.

Pantauan di lapangan menunjukkan, stok BBM di SPBU Shell kembali langka. Konsumen mulai kesulitan mendapatkan BBM di SPBU merek perusahaan asal london, Inggris tersebut.

Berdasarkan pantauan, di Jakarta hanya tersisa empat SPBU yang masih memiliki bensin jenis super (RON 92) per Kamis (29/1). Di Tangerang dan bekasi, stok bensin tersebut dilaporkan kosong.

Di Bogor, hanya ada dua SPBU Shell yang masih memiliki stok bensin RON 92.

“Kami berkoordinasi dengan pemerintah terkait dan pemangku kepentingan lainnya, agar berbagai varian produk BBM tersedia kembali di jaringan SPBU Shell sesuai standar bahan bakar berkualitas Shell,” kata ingrid Siburian.

Tahun lalu, Shell juga mengalami kelangkaan stok BBM. Masalah tersebut baru teratasi setelah perusahaan bersepakat untuk mengimpor base fuel melalui Pertamina.

Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Hanya sebulan setelah menjual BBM impor dari Pertamina, stok BBM Shell kembali langka.