Tutup
News

Shutdown AS: Kongres Berunding, Pemerintah Terus Berjalan?

180
×

Shutdown AS: Kongres Berunding, Pemerintah Terus Berjalan?

Sebarkan artikel ini
shutdown-as-berlangsung-lebih-dari-40-hari,-mungkinkah-berakhir-dalam-waktu-dekat? 
Shutdown AS Berlangsung Lebih dari 40 Hari, Mungkinkah Berakhir Dalam Waktu Dekat? 

Washington DC – Senat Amerika Serikat (AS) akhirnya meloloskan rancangan undang-undang (RUU) untuk membuka kembali pemerintahan federal, Senin (10/11/2025) malam waktu setempat.

Langkah ini membuka harapan berakhirnya government shutdown terpanjang dalam sejarah AS yang telah berlangsung lebih dari enam minggu.

RUU tersebut masih memerlukan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang baru saja kembali dari masa reses.

Pemungutan suara di DPR dijadwalkan pada Rabu (12/11/2025) sore waktu setempat.

Presiden Donald Trump telah menyatakan dukungannya terhadap kesepakatan ini dan menjanjikan pembukaan kembali pemerintahan dengan cepat.

Kebuntuan 41 Hari Berakhir?

Pemungutan suara di Senat menghasilkan keputusan 60 banding 40, mengakhiri kebuntuan selama 41 hari.

Selama periode tersebut, Partai Demokrat menuntut perpanjangan kredit pajak untuk subsidi kesehatan yang akan berakhir pada 1 Januari.

Partai Republik menolak tuntutan tersebut, menyebabkan tekanan meningkat dengan tertundanya bantuan pangan federal, kemacetan di bandara, dan ratusan ribu pegawai yang tidak menerima gaji.

Lima senator Demokrat moderat akhirnya berbalik mendukung pembukaan kembali pemerintahan untuk menghentikan dampak sosial yang semakin parah.

Ketua DPR AS, Mike Johnson, mendesak para anggota dewan untuk segera kembali ke Washington mengingat banyaknya keterlambatan perjalanan akibat penutupan.

“Tampaknya mimpi buruk panjang bangsa kita akhirnya akan berakhir,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).

Peran Senator Moderat dalam Negosiasi

Kesepakatan ini lahir dari negosiasi panjang sejumlah senator moderat lintas partai.

Tiga mantan gubernur, Jeanne Shaheen dan Maggie Hassan dari New Hampshire serta Angus King dari Maine, menjadi tokoh penting yang mendorong kompromi.

Mereka setuju untuk melanjutkan tiga rancangan undang-undang belanja tahunan bipartisan dan memperpanjang pendanaan pemerintahan hingga akhir Januari.

Sebagai gantinya,Partai Republik berjanji akan mengadakan pemungutan suara tentang perpanjangan subsidi kesehatan sebelum pertengahan Desember.

“Inilah satu-satunya opsi yang tersedia,” kata Shaheen.