Padang – Film pendek berjudul “Amanah yang Terlupa” karya siswa MAN 2 Padang berhasil meraih juara I lomba film pendek tingkat MA dan pondok pesantren se-Sumatera Barat. Prestasi ini mengharumkan nama madrasah di kancah regional.
film bertema ekoteologi dan pengelolaan sampah di madrasah ini berhasil mengungguli karya dari madrasah aliyah dan pondok pesantren lainnya.
Faizullatif Fajran, siswa kelas XI IPA 3, bersama empat rekannya menjadi otak di balik film inspiratif ini.
Kepala MAN 2 Padang,Ahmad Asdi,menerima trofi,piagam penghargaan,dan hadiah lomba pada acara tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian agama.Acara tersebut digelar Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat, Rabu (7/1/2026).
Ahmad Asdi menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan berharap prestasi ini dapat mengubah perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari.
“Terima kasih banyak kepada tim dan pembimbing,ananda semua,serta keluarga besar MAN 2 Padang,” ujarnya.
Ia menambahkan,film ini merupakan hasil pelatihan yang akan terus dikembangkan.
Salah seorang pembina pembuatan film,Syahrul,mengungkapkan tantangan dalam pembuatan film ini.
“Anak-anak mengambil gambar dalam kondisi hujan, dan proses syuting hanya dilakukan dua hari menjelang batas akhir pengiriman film,” katanya.
Syahrul menjelaskan, film “Amanah yang terlupa” mengangkat kisah fiksi dari realitas keseharian di madrasah dengan pesan bahwa manusia adalah penjaga alam.Lomba film pendek ini digelar oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kemenag yang berlangsung pada 22 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.







